Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

PT Equityworld Futures Semarang – Nikkei Menguat 0,94%, Ditopoang Sektor Properti dan Perbankan

  PT Equityworld Futures Semarang – Saham Jepang ditutup menguat pada perdagangan Rabu (13/05), dengan indeks Nikkei 225 naik 0,94% di Tokyo. Kenaikan dipimpin oleh penguatan di sektor real estate, perbankan, dan tekstil, yang mendorong indeks finis di zona positif hingga penutupan. Di level saham, Olympus mencatat kenaikan terbesar setelah melonjak 19,83% ke 1.846, sementara Furukawa Electric naik 15,27% ke 58.130 dan menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa. Taiheiyo Cement juga menguat 11,43% ke 4.213. Secara keseluruhan, jumlah saham menguat lebih banyak dibanding yang melemah di Bursa Tokyo. Di sisi pelemahan, Shimizu turun 9,75% ke 3.127, diikuti NSK yang terkoreksi 8,38% ke 1.263,5 dan SUMCO turun 6,78% ke 3.505. Pada saat yang sama, indikator volatilitas Nikkei naik tipis 0,32% ke 31,85, mencerminkan premi risiko opsi yang tetap tinggi meski indeks menguat. Pergerakan lintas aset cenderung campuran: minyak mentah WTI untuk Juni turun 1,23% ke US$100,92 per barel dan Brent J...

PT Equityworld Futures Semarang – Hang Seng Menguat Tipis, HSBC Pimpin Kenaikan Saham Finansial

  PT Equityworld Futures Semarang – Hang Seng Index naik tipis ke 26.406,84 di Hong Kong pada Senin (15/04), setelah pada sesi sebelumnya turun 0,9%. Penguatan ini terjadi di tengah pergerakan yang cenderung terbatas, dengan mayoritas sektor ditutup di zona hijau. HSBC Holdings Plc menjadi kontributor terbesar terhadap kenaikan indeks setelah menguat 1,8%. Longfor Group Holdings Ltd. mencatat kenaikan harian paling besar, melonjak 8,4%. Secara keseluruhan, 51 dari 90 saham naik, 32 turun, dan tiga dari empat sektor menguat dipimpin saham finansial. Dari sisi konteks valuasi dan posisi siklus, Hang Seng masih 5,9% di bawah level tertinggi 52 minggu pada 29 Januari 2026, namun 16,5% di atas level terendah 2 Juni 2025. Dalam lima hari terakhir indeks naik 1,2%, dan menguat 2% dalam 30 hari. Secara trailing, indeks diperdagangkan pada PER 13,7 dan 11,7 kali estimasi laba setahun ke depan, dengan dividend yield 2,9% dan kapitalisasi pasar agregat sekitar HK$31,1 tril...

PT Equityworld Futures Semarang – Semua Sektor di Zona Merah, Hang Seng Turun 0,9%!

  PT Equityworld Futures Semarang – Hang Seng Index turun 0,9% ke 26.393,71 di Hong Kong pada Jumat (08/05), menjadi penurunan harian terbesar sejak koreksi 1,3% pada 30 April. Pelemahan ini terjadi setelah indeks menguat 1,6% pada sesi sebelumnya, menandakan aksi ambil untung ketika mayoritas saham bergerak melemah. Tekanan terbesar datang dari HSBC Holdings Plc yang turun 3,1% dan menjadi kontributor utama penurunan indeks. Semiconductor Manufacturing International Corp. mencatat penurunan terdalam di antara konstituen utama setelah merosot 4,4%, sementara seluruh sektor berada di area negatif dengan saham finansial memimpin pelemahan. Secara mingguan, Hang Seng masih naik 2,4%, dan secara 52 minggu terakhir menguat 16%. Indeks saat ini berada 5,9% di bawah puncak 52 minggu pada 29 Januari 2026, serta 16,8% di atas titik terendahnya pada 8 Mei 2025. Perbandingan regional menunjukkan MSCI AC Asia Pacific Index naik 43% dalam periode 52 minggu yang sama. Dari sisi valuasi dan risik...

PT Equityworld Futures Semarang – Harga Minyak Anjlok 6%, AS-Iran Dekati Kesepakatan

  PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak dunia kembali tertekan tajam pada perdagangan Rabu (6/5) setelah muncul laporan bahwa Amerika Serikat dan Iran semakin dekat mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik. Sentimen tersebut memicu aksi jual besar di pasar energi dan mendorong harga minyak turun lebih dari 6%. Kontrak berjangka minyak Brent pengiriman Juli tercatat turun 6,2% ke US$103,04 per barel, sementara West Texas Intermediate atau WTI melemah 6,6% ke US$95,55 per barel. Pelemahan ini memperpanjang penurunan setelah kedua kontrak sebelumnya juga ditutup turun hampir 4% pada sesi perdagangan sebelumnya. Tekanan terhadap harga minyak semakin besar setelah laporan Axios menyebut Washington dan Teheran tengah menyusun kesepakatan perang dalam format satu halaman. Presiden AS Donald Trump juga mengatakan pemerintahannya akan menghentikan sementara operasi “Project Freedom”, yakni upaya untuk memulihkan jalur pelayaran komersial melalui Selat Hormuz. Langkah tersebut ...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Menguat Tipis, Eskalasi Timur Tengah Batasi Kenaikan

  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas kembali menguat pada perdagangan awal sesi Eropa, namun kenaikannya tertahan oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang mendorong lonjakan harga minyak dan memicu kekhawatiran inflasi. Kontrak berjangka emas di New York naik sekitar 0,6% ke level US$4.560,50 per troy ounce. Analis mencatat aksi beli muncul pasca aksi jual sebelumnya yang dipicu oleh memanasnya kembali konflik di kawasan tersebut. Investor memanfaatkan koreksi harga untuk masuk kembali ke pasar, sehingga mendorong pemulihan terbatas pada logam mulia. Meski demikian, kenaikan emas belum mampu berlanjut signifikan. Lonjakan harga minyak dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin perlu mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama atau bahkan menaikkan suku bunga. Kondisi ini menjadi tekanan bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil. Di pasar logam lainnya, perak turut menguat sekitar 0,4% ke US$73,80 pe...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Loyo di Tengah Isu Hormuz

  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas melemah pada awal perdagangan Senin (04/05) di perdagangan Eropa, memperpanjang tekanan setelah mencatat penurunan mingguan kedua beruntun. Fokus pasar tertuju pada perkembangan menuju potensi kesepakatan AS–Iran, serta rencana Presiden AS Donald Trump untuk mulai “mengawal” sebagian kapal melalui Selat Hormuz. Bullion sempat turun hingga 0,9% dan bergerak di sekitar US$4.575 per ons, sebelum spot gold tercatat melemah 0,8% ke US$4.577,33 per ons pada 09.09 waktu London. Trump menyatakan AS akan mulai mengarahkan kapal-kapal yang tidak terlibat konflik Iran keluar melalui Hormuz mulai Senin, sementara harga minyak cenderung stabil karena pelaku pasar mempertanyakan seberapa efektif rencana tersebut. Di sisi geopolitik, Trump juga memberi sinyal bahwa proposal damai terbaru dari Iran mungkin belum cukup memenuhi ekspektasinya. Konflik yang menahan harga energi tetap tinggi ikut mengurangi harapan pemangkasan suku bunga b...