Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2026

PT Equityworld Futures Semarang – Dolar Melemah Tipis Jelang Laporan Nvidia, Euro Menguat

  PT Equityworld Futures Semarang – Dolar AS bergerak sedikit lebih rendah pada Rabu seiring investor memilih bersikap hati-hati menjelang rilis kinerja Nvidia yang dinilai bisa menjadi penentu sentimen pasar berikutnya. Indeks dolar (DXY) turun tipis di kisaran 97,7, setelah menguat sekitar sebulan terakhir, sementara pasar masih mencerna ketidakpastian kebijakan tarif AS pasca pemberlakuan tarif global 10% dan wacana kenaikan ke 15%. Fokus investor kini mengarah ke laporan Nvidia yang dirilis setelah penutupan Wall Street, karena hasil dan panduan (guidance) perusahaan dipandang penting untuk menguji apakah belanja AI masih cukup kuat untuk menopang valuasi sektor teknologi.  Sejumlah analis menilai risiko “miss” dapat menekan risk appetite lebih besar dibanding potensi kenaikan bila hasil hanya sekadar “beat”, sehingga pasar cenderung menunggu kepastian. Di Eropa, EUR/USD naik tipis ke area 1,179, terbantu data yang menunjukkan ekonomi Jerman tumbuh 0,3% (q/q) pada Q4 2025,...

PT Equityworld Futures Semarang – Bursa Eropa Melemah, Pasar Kaji Dampak Tarif Global AS

  PT Equityworld Futures Semarang – Saham Eropa bergerak melemah pada Selasa (24/2), ketika investor kembali menilai arah kebijakan perdagangan global setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan langkah tarif terbaru. Tak lama setelah pembukaan, indeks Stoxx 600 turun sekitar 0,3%, dengan seluruh bursa utama di kawasan bergerak di zona merah. Tekanan pasar muncul menyusul reaksi global terhadap keputusan Trump yang memperkenalkan tarif global menyeluruh sebesar 15% untuk impor ke Amerika Serikat. Sentimen risiko melemah karena pelaku pasar menilai kebijakan ini berpotensi mengubah kalkulasi biaya perdagangan, margin perusahaan, dan prospek pertumbuhan—terutama bagi ekonomi yang bergantung pada ekspor. Dari Eropa, respons pejabat kawasan menunjukkan kekhawatiran bahwa kebijakan tarif tersebut dapat mengancam stabilitas kesepakatan dagang dengan AS. Sebagai sinyal kehati-hatian, Parlemen Eropa pada Senin mengumumkan penghentian sementara proses kerja untuk meratifikasi kesepakatan d...

PT Equityworld Futures Semarang – Dolar Menuju Pekan Terbaik Sejak Oktober, Cut Rate Luntur

  PT Equityworld Futures Semarang – Dolar AS berada di jalur mencatat pekan terbaik sejak Oktober, setelah pelaku pasar mulai mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed. Di saat yang sama, risiko geopolitik—khususnya meningkatnya ketegangan AS–Iran—mendorong permintaan aset aman dan ikut menopang greenback. Indeks Bloomberg Dollar Spot naik sekitar 0,9% sepanjang pekan ini, menjadi penguatan mingguan terbesar sejak Oktober. Dorongan datang dari kekhawatiran inflasi yang belum sepenuhnya reda dan data ekonomi AS yang belakangan terlihat cukup solid, sehingga prospek pemangkasan suku bunga tahun ini menjadi lebih “abu-abu”. Sejumlah analis menilai pasar mulai menggeser skenario ke arah kemungkinan “engagement” AS–Iran yang lebih serius. Kenaikan harga minyak juga membuat euro dan yen lebih sulit dilihat sebagai safe haven murni, sehingga dolar mengisi ruang tersebut ketika sentimen global tidak nyaman. Tekanan itu terlihat pada pergerakan mata uang utama: yen turun sekitar ...

PT Equityworld Futures Semarang – Minyak Lanjut Naik, Pasar Waspada Risiko AS–Iran

  PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak naik lagi pada Kamis (19/2), saat pasar menilai risiko konflik AS–Iran masih membayangi kawasan produsen minyak utama, meski kedua pihak tetap mencoba meredakan ketegangan lewat jalur diplomasi. Kekhawatiran pasar terutama mengarah pada potensi gangguan pasokan jika situasi berubah menjadi konfrontasi. Pada perdagangan pagi, Brent naik 0,3% ke $70,58/barel, sementara WTI menguat 0,4% ke $65,44/barel. Keduanya sudah melesat lebih dari 4% pada Rabu, mencetak penutupan tertinggi sejak 30 Januari, karena pelaku pasar memasukkan “premi risiko” gangguan pasokan. Sejumlah analis menilai reli ini dipicu kekhawatiran aksi AS terhadap Iran bisa terjadi dalam waktu dekat. Fokus utama pasar adalah dampaknya bukan hanya pada ekspor Iran, tetapi juga aliran minyak di kawasan Teluk Persia, terutama risiko gangguan pengiriman lewat Selat Hormuz—jalur yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dunia. Ketegangan makin disorot setelah media Iran melaporka...

PT Equityworld Futures Semarang – Brent Stabil, Risiko Hormuz Belum Hilang

  PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak bergerak stabil setelah Amerika Serikat dan Iran menyampaikan nada positif dalam pembicaraan terkait program nuklir Teheran, dengan indikasi adanya kemajuan dalam mencari titik temu. Sentimen ini membantu meredakan sebagian premi risiko, meski pasar masih menilai arah negosiasi belum sepenuhnya jelas. Patokan global Brent bertahan di atas $67 per barel setelah ditutup turun hampir 2% pada hari Selasa. Sementara West Texas Intermediate (WTI) bergerak di kisaran $62, mencerminkan sikap pelaku pasar yang masih menimbang dampak diplomasi terhadap pasokan. Iran menyatakan telah mencapai “kesepakatan umum” dengan Washington terkait syarat-syarat kesepakatan potensial. Seorang pejabat AS juga menyebut negosiator Iran dijadwalkan kembali ke Jenewa dalam dua minggu dengan membawa proposal baru, sehingga pasar menunggu detail lanjutan untuk memastikan arah negosiasi. Pergerakan minyak sepanjang tahun ini cenderung menguat karena kekhawatiran g...

PT Equityworld Futures Semarang – Data Konsumen Melemah, NFP Jadi Penentu Arah Pasar

  PT Equityworld Futures Semarang – Tim Strategi Global TD Securities memperkirakan Nonfarm Payrolls (NFP) AS Januari hanya bertambah 45 ribu, lebih rendah dari konsensus 70 ribu, dengan tingkat pengangguran tetap 4,4%. Mereka menilai risiko justru condong lebih hawkish bila pengangguran turun ke 4,3%, karena pasar akan memberi bobot lebih besar ke “kekencangan” tenaga kerja ketimbang angka payroll headline. Menjelang rilis data, pasar obligasi sudah bergerak lebih dulu: imbal hasil US Treasury 10Y berada di kisaran 4,13% pada 11 Feb 2026, mencerminkan turunnya yield setelah rangkaian data AS melemah. Sementara itu, Dollar Index (DXY) juga turun ke sekitar 96,56 (turun ~0,25%) pada Rabu, memperkuat nada “dovish pricing” menjelang NFP. TD juga menyoroti bahwa pelemahan konsumsi memperbesar sensitivitas pasar terhadap data ketenagakerjaan. Retail sales AS Desember yang stagnan dan kontraksi pada control group membuat mereka memangkas proyeksi PDB kuartal IV menjadi 2,6% (q/q saar). N...

PT Equityworld Futures Semarang – Minyak Sedikit Melemah, Pasar Mencerna Sanksi Baru Rusia + Hormuz

  PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak sedikt melemah di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi pasar masih “mencerna” isu Hormuz—jadi turunnya tidak terlalu dalam. Brent terakhir di sekitar $69,05/barel (+0,01%), sementara WTI di $64,32/barel (-0,06%). Pergerakan ini nunjukin pasar lagi tarik-ulur: risk premium masih ada, tapi trader juga mulai ambil posisi lebih hati-hati. Fokus utama tetap Selat Hormuz. AS baru ngeluarin arahan ke kapal berbendera AS supaya melintas sejauh mungkin dari perairan teritorial Iran dan menolak secara verbal kalau ada permintaan naik kapal. Isunya sensitif karena sekitar seperlima konsumsi minyak global lewat jalur ini—jadi tiap eskalasi kecil bisa cepat berubah jadi ketakutan soal pasokan. Di sisi lain, ada faktor Rusia yang ikut bikin pasar nggak bisa santai. Uni Eropa mengusulkan perluasan sanksi yang untuk pertama kalinya menarget pelabuhan di negara ketiga (Georgia & Indonesia) yang menangani minyak Rusia—langkah yang bisa memperketat ...

PT Equityworld Futures Semarang – Minyak Brent Turun, Tekanan dari Pasokan dan Permintaan Lemah

  PT Equityworld Futures Semarang – Pasar minyak global, termasuk harga Brent crude, mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir akibat perubahan fundamental di sisi penawaran dan permintaan. Data terbaru menunjukkan kekhawatiran akan lonjakan pasokan minyak yang melebihi permintaan, seiring keputusan beberapa negara produsen untuk meningkatkan produksi dan mengurangi kontrol pasokan.  Selain itu data aktivitas industri di pasar utama seperti China dan Eropa yang menunjukkan perlambatan permintaan energi. Proyeksi dari lembaga internasional bahkan memperkirakan surplus pasokan yang berlanjut ke 2026, yang semakin menekan harga Brent di pasar berjangka. Harga minyak pada saat analisis ini adalah $67.11 - Beli jika harga bergerak di bawah $67.23 - Jual jika harga bergerak di bawah $67.02   Resistance 2: $67.57 Resistance 1: $67.36   Support 1: $66.94 Support 2: $66.73 Penafian: Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap pertimban...

PT Equityworld Futures Semarang – Brent–WTI Bangkit, Tapi Premi Perang Mulai Luntur

  PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak bergerak naik pada awal sesi Eropa Jumat (6/2), namun masih berada di jalur penurunan mingguan pertama dalam hampir dua bulan. Pelaku pasar memilih “nahan napas” menjelang pembicaraan AS–Iran di Oman yang dinilai bisa menentukan apakah premi risiko geopolitik makin luntur—atau justru balik nempel lagi. Pada sesi Eropa, Brent bertahan di sekitar $68,33/barel, sementara WTI berada di kisaran $64,09/barel. Kenaikan harian ini terjadi setelah penurunan tajam sehari sebelumnya, tetapi belum cukup untuk menyelamatkan performa mingguan: Brent masih mengarah ke penurunan sekitar 3,3% pekan ini, sedangkan WTI turun sekitar 1,8%. Penyebab utama tekanan mingguan datang dari meredanya kekhawatiran konflik militer dalam waktu dekat. Konfirmasi jadwal perundingan AS–Iran membuat pasar menilai risiko serangan yang dapat mengganggu infrastruktur minyak berkurang, sehingga sebagian “premi perang” yang sempat terbentuk mulai terpangkas. Tapi tensi bel...

PT Equityworld Futures Semarang – Keputusan BOE: Bank Rate Tetap 3,75%

  PT Equityworld Futures Semarang – Bank of England mempertahankan suku bunga yang telah diturunkan tidak berubah pada pertemuan penetapan kebijakan pertamanya di tahun baru pada Kamis pagi, dengan inflasi masih jauh lebih tinggi dari target. Bank sentral Inggris mempertahankan Suku Bunga Bank di 3,75%, seperti yang diperkirakan secara luas, karena para pembuat kebijakan mempertahankan sikap hati-hati mengingat kekhawatiran inflasi yang terus berlanjut dan meskipun ada tanda-tanda melemahnya pasar tenaga kerja. Lima anggota dari sembilan anggota Komite Kebijakan Moneter memilih agar suku bunga tetap tidak berubah, dan empat pembuat kebijakan menyerukan penurunan. Bank of England memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Desember, dan pada saat itu menyatakan bahwa suku bunga "kemungkinan akan terus menurun secara bertahap." Keputusan itu, seperti keputusan ini, merupakan hal yang sangat ketat, dengan lima anggota memilih agar suku bunga turun, dan empat anggota me...

PT Equityworld Futures Semarang – Sterling Menguat, Ekspektasi Pemangkasan BoE Makin Pudar

  PT Equityworld Futures Semarang – Poundsterling menguat moderat terhadap dolar AS pada Selasa (3/2), membuat GBP/USD bertahan di kisaran 1,368–1,369 jelang rapat suku bunga Bank of England pekan ini. Pergerakan ini menempatkan pound sebagai salah satu yang lebih kuat di kelompok G10 karena pasar mulai “mengurangi” skenario penurunan suku bunga yang agresif. Dukungan utama datang dari data Inggris terbaru yang dinilai cukup tahan banting, sehingga pelaku pasar memangkas ekspektasi pelonggaran cepat. Sejumlah analisis—termasuk catatan Scotiabank—menyebut pasar kini cenderung baru “mem-price” peluang pemangkasan 25 bps sekitar Juni, bukan dalam waktu dekat. Rapat Bank of England berikutnya dijadwalkan Kamis, 5 Februari 2026, dan investor saat ini nyaris tidak melihat peluang pemangkasan di pertemuan ini. Sebagian pasar bahkan menilai peluang lebih dari satu kali pemangkasan tahun ini juga tidak sebesar perkiraan beberapa pekan lalu. Di sisi lain, faktor eksternal tetap jadi penyeimb...

PT Equityworld Futures Semarang – Pasca Rally 16%, Oil Kena “Reality Check” di Awal Pekan

  PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak jatuh hampir 5% pada Senin (2/2) dan menuju penurunan harian terdalam dalam lebih dari enam bulan. Pemicunya: pernyataan Donald Trump bahwa Iran “serius berbicara” dengan Washington—sinyal de-eskalasi yang langsung memangkas premi risiko geopolitik di pasar minyak. Pada pukul sekitar 05:28 GMT, Brent turun $3,38 (-4,9%) ke $65,94/barel, sementara WTI terkoreksi $3,33 (-5,1%) ke $61,88/barel. Pergerakan ini membalikkan reli sebelumnya yang sempat ditopang kekhawatiran potensi konflik dengan anggota OPEC. Komentar Trump di akhir pekan—yang juga mengecilkan ancaman “perang regional” dari Pemimpin Tertinggi Iran—membuat pasar menilai risiko serangan militer ke Iran tidak seurgent yang sempat dipricing sebelumnya. Begitu risiko itu mereda, minyak yang sudah naik tinggi jadi rawan “dilepas” cepat. Sejumlah analis menilai penurunan ini lebih mirip reset posisi ketimbang perubahan fundamental besar. Logikanya simpel: tidak ada “supply shock”...