Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2026

PT Equityworld Futures Semarang – Brent Menguat, Premi Risiko Pasokan Kembali Naik

  PT Equityworld Futures Semarang – Brent menguat karena pasar kembali menambah premi risiko pasokan saat ketegangan geopolitik meningkat dan jalur energi strategis (seperti chokepoint pelayaran) dinilai belum aman sepenuhnya. Ketika risiko gangguan pengiriman atau potensi serangan ke infrastruktur energi naik, trader cenderung memburu kontrak jangka dekat untuk mengamankan pasokan, sehingga harga Brent terdorong lebih tinggi. Dari sisi makro, Brent juga ditopang oleh kekhawatiran inflasi energi yang membuat ekspektasi suku bunga global bertahan ketat lebih lama. Suku bunga yang tinggi biasanya menekan prospek permintaan, tetapi dalam fase “shock” pasokan, narasi pasokan sering lebih dominan daripada demand. Harga minyak pada saat analisis ini di rilis berada pada level : $ 107.05 - Beli jika harga bergerak di bawah $ 107.29 - Jual jika harga bergerak di bawah $ 106.80   Resistensi 2: $ 108.02 Resistensi 1: $ 107.53   Support 1: $ 106.55 Support 2: $ 106.06 Perhatian: Art...

PT Equityworld Futures Semarang – Retail Sales Inggris Turun 0,4%, Konsumen Mulai Mengencang

  PT Equityworld Futures Semarang – Penjualan ritel Inggris turun untuk pertama kalinya dalam tiga bulan pada Februari, mengindikasikan konsumen mulai menahan belanja bahkan sebelum perang Iran memperburuk prospek ekonomi Inggris. ONS melaporkan volume penjualan barang secara total—baik online maupun di toko—turun 0,4%, berbalik dari lonjakan bulan sebelumnya yang direvisi menjadi 2%. Penurunan ini lebih ringan dari perkiraan ekonom -0,7%, tetapi tetap menandai pelemahan awal memasuki periode ketidakpastian. ata ini muncul ketika risiko energi diperkirakan meningkatkan tekanan inflasi dan menekan konsumsi. Ekonom telah menurunkan proyeksi pertumbuhan di tengah konflik Timur Tengah, sementara Bank of England menilai guncangan harga bensin akan cepat masuk ke inflasi Inggris. Rumah tangga juga menghadapi potensi kenaikan tagihan listrik dan gas saat penyesuaian energy price cap pada musim panas. Survei GfK yang dirilis Jumat menunjukkan rumah tangga cenderung meningkatkan tabungan da...

PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Hang Seng Ditutup Turun Kamis Ini

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Hang Seng anjlok sekitar 1,9% dan ditutup di 24.856 pada Kamis (26/3), yang menghapus kenaikan sesi sebelumnya ketika pasar bereaksi terhadap sinyal yang saling bertentangan terkait perkembangan AS–Iran. Washington mengisyaratkan kemajuan menuju akhir konflik, sementara Teheran menegaskan baru sebatas meninjau proposal dan tidak melakukan pembicaraan langsung. Ketidakpastian tersebut, ditambah kenaikan harga minyak, memperkuat mode risk-off dan memperpanjang tekanan arus keluar asing dari ekuitas Asia. Pelaku pasar menilai premi risiko energi masih berpotensi bertahan selama arah diplomasi belum jelas. Saham teknologi memimpin penurunan, dengan Hang Seng Tech turun sekitar 2,2%. Kuaishou Technology anjlok sekitar 13%, menjadi pemberat terbesar di kelompok teknologi. Pelemahan juga menekan saham-saham besar lain, termasuk Pop Mart International (-10,5%), Tencent (-2,0%), Meituan (-3,7%), dan Xiaomi (-0,3%). PT Equityworld Futures Semarang ...

PT Equityworld Futures Semarang – Saham Hong Kong Naik, Tapi Risiko Iran Belum Hilang

  PT Equityworld Futures Semarang – Saham China dan Hong Kong menguat pada Rabu (25/3), mengikuti pemulihan regional ketika investor menyambut tanda-tanda potensi kemajuan pembicaraan gencatan senjata Iran. Shanghai Composite naik 1,3% dan kembali menembus level psikologis 3.900, sementara CSI 300 menguat 1,4%. Di Hong Kong, Hang Seng naik 1,1%, sedangkan Hang Seng Tech melonjak 1,9%, menandakan pemulihan yang lebih kuat pada saham teknologi. Di tingkat regional, indeks MSCI Asia ex-Japan menguat 1,7%, memperlihatkan risk appetite membaik di banyak pasar. Sentimen didukung pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa Washington membuat kemajuan untuk menegosiasikan akhir perang dengan Iran. Namun pasar tetap menilai situasi masih cair karena serangan Israel ke Teheran pada Rabu menambah ketidakpastian, sehingga reli lebih banyak didorong “risk relief” jangka pendek ketimbang keyakinan penuh pada de-eskalasi. Menurut RBC Wealth Management, investor “memilih untuk percaya” konflik dapat...

PT Equityworld Futures Semarang – Rebalancing Tekan Dolar, FX G10 Mulai Berbalik

  PT Equityworld Futures Semarang – Dolar AS melemah pada awal pekan setelah reli tajam pada Jumat memicu aksi penyesuaian posisi, sementara harga minyak kembali naik dan pasar saham berjangka AS bergerak lebih tinggi. Bloomberg Dollar Spot Index turun 0,2% setelah menyentuh level tertinggi tiga bulan pada Jumat, menandakan pasar mulai mengurangi sebagian posisi defensif di greenback. Di pasar energi, Brent sempat memangkas kenaikan awal yang sebelumnya mencapai 3,3%, sementara kontrak berjangka S&P 500 naik lebih dari 1%. Pergerakan ini terjadi ketika Presiden Donald Trump menyatakan ia “menuntut” negara-negara lain ikut berkontribusi pada pertahanan Selat Hormuz, di tengah ketegangan yang masih tinggi di kawasan. Iran membantah klaim Trump bahwa Teheran menginginkan pembicaraan gencatan senjata, dan justru melancarkan serangan baru di kawasan Teluk Persia yang sempat memaksa penghentian penerbangan di bandara utama Dubai. Di pasar obligasi, yield Treasury tenor 10 tahun turun...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Menuju Penurunan Mingguan, Minyak Tekan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga

  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas bergerak stabil pada Jumat (13/2), namun tetap menuju penurunan mingguan kedua berturut-turut seiring perang di Timur Tengah menjaga harga minyak bertahan di kisaran US$100 per barel dan menopang tekanan inflasi global. Bullion menguat tipis mendekati US$5.100 per ons, di saat dolar menguat dan reli minyak dari Kamis masih bertahan. Gedung Putih juga mengizinkan pembeli mengambil kargo minyak Rusia yang sudah berada di laut sebagai upaya tambahan meredakan harga energi. Namun, bagi pasar emas, isu kuncinya tetap pada transmisi minyak tinggi ke inflasi, yang pada akhirnya membentuk jalur suku bunga bank sentral. Emas turun sekitar 1,6% sepanjang pekan ini, yang berpotensi menjadi penurunan beruntun pertama sejak November. Momentum penguatan yang sebelumnya panjang terlihat tertahan sejak perang AS-Israel dengan Iran dimulai hampir dua pekan lalu, tanpa tanda resolusi dalam waktu dekat. Pada hari ke-13 konflik, Presiden AS Donald Trump d...

PT Equityworld Futures Semarang – Yen Dekati Terlemah Tahun Ini, Strategis Nilai Ambang Intervensi Jepang Naik

  PT Equityworld Futures Semarang – Yen rentan melemah lebih jauh karena bergerak dekat level terlemahnya terhadap dolar AS tahun ini, sementara para strategis menilai Jepang kini memiliki ambang yang lebih tinggi untuk melakukan intervensi demi membela mata uangnya. Yen sempat melemah ke sekitar 159,24 per dolar pada Kamis, mendekati level yang sempat memicu “rate check” pada Januari. Terakhir, yen diperdagangkan di kisaran 158,80 per dolar. Namun latar belakang pasar dinilai sudah berubah. Kenaikan harga minyak yang terkait konflik Iran, ditambah data ekonomi AS yang masih solid, menguatkan dolar secara fundamental. Kondisi ini membuat otoritas Jepang lebih sulit membenarkan intervensi, karena pergerakan USD/JPY kini terlihat sebagai bagian dari penguatan dolar secara luas—bukan semata spekulasi terhadap yen. “Ambang intervensi sekarang lebih tinggi,” kata Rodrigo Catril, currency strategist di National Australia Bank. Ia menilai intervensi kecil kemungkinan terjadi kecuali perge...

PT Equityworld Futures Semarang – Hormuz “Mandek”, Serangan Berlanjut, Dunia Siapkan Langkah Darurat Energi

  PT Equityworld Futures Semarang – Konflik AS–Israel melawan Iran memasuki fase yang semakin melebar dan berdampak langsung ke ekonomi global, terutama lewat jalur energi dan pelayaran. Hingga Rabu (11/3), serangan udara dan aksi balasan masih terus terjadi, sementara Iran dilaporkan memperketat kontrol domestik untuk meredam potensi gelombang penolakan di dalam negeri. Situasi ini menjaga pasar tetap dalam mode “headline-driven” karena satu perkembangan kecil saja bisa mengubah arah risiko secara cepat. Pusat perhatian terbesar saat ini adalah Selat Hormuz, jalur vital yang biasanya menyalurkan porsi besar ekspor minyak global. Reuters melaporkan Angkatan Laut AS menolak permintaan berulang dari industri pelayaran untuk pengawalan (escort) di Hormuz karena dinilai terlalu berisiko untuk saat ini. Kondisi tersebut membuat lalu lintas kapal komersial di Hormuz kian lumpuh, dan memperkuat ketakutan pasar bahwa masalah utama bukan cuma “produksi turun”, tetapi barel tidak bisa berger...

PT Equityworld Futures Semarang – Dolar Melemah Saat Minyak Turun, Pasar Uji Narasi De-eskalasi Iran

  PT Equityworld Futures Semarang – Dolar AS melemah terhadap mayoritas mata uang utama pada Selasa(10/3) setelah kekhawatiran perang berkepanjangan di Iran mereda, menekan harga minyak dan mengurangi permintaan aset safe haven. Indeks Spot Dolar Bloomberg turun 0,2% setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Senin malam bahwa perang dengan Iran akan diselesaikan “segera”. Penurunan minyak menjadi penggerak utama sentimen risk-on jangka pendek. Kontrak berjangka WTI turun 6%, sementara imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun naik satu basis poin ke 4,11% setelah menghentikan kenaikan lima hari pada Senin. Credit Agricole menilai dolar tertekan seiring minyak yang lebih lemah, tetapi sentimen investor masih rapuh sampai ada tanda lebih jelas perang berakhir dan/atau Selat Hormuz kembali terbuka. Di Asia, USD/JPY turun 0,1% ke 157,54 setelah Jepang merilis pembacaan final PDB kuartal IV yang lebih kuat. Ekonomi Jepang tumbuh 1,3% q/q pada laju tahunan, di atas perkiraan 1,0% dal...

PT Equityworld Futures Semarang – Perang Iran Paksa Pemangkasan Produksi Lebih Dalam, Minyak Melonjak di Atas $100

  PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak menembus $100 per barel setelah lebih banyak produsen utama Timur Tengah memangkas produksi—termasuk pemimpin OPEC, Arab Saudi—di tengah kondisi lalu lintas tanker di Selat Hormuz yang nyaris berhenti total. Mandeknya jalur vital ini membuat pasokan ke pasar global tersedak, mendorong risk premium energi melonjak tajam. Brent sempat naik sekitar 13% ke area $104 dan berpotensi mencetak kenaikan harian terbesar dalam nilai dolar sejak kontrak futures mulai diperdagangkan pada 1988. Meski sempat mendekati $120, reli kemudian mereda setelah muncul sinyal bahwa ekonomi-ekonomi terbesar dunia sedang mempertimbangkan rilis cadangan minyak darurat secara terkoordinasi. Para menteri keuangan G7 dijadwalkan membahas langkah tersebut pada Senin. Tekanan pasokan makin nyata karena persoalan penyimpanan. Arab Saudi dilaporkan mulai memangkas produksi saat tangki penyimpanan cepat penuh—mengikuti langkah serupa dari negara tetangga. Kerajaan mema...

PT Equityworld Futures Semarang – Perak Rebound, Pasar Tetap Waspada NFP

  PT Equityworld Futures Semarang – Harga perak menguat pada Jumat (6/3) seiring pemantulan di kompleks logam mulia lainnya, namun masih menuju penurunan mingguan tajam ketika investor tetap condong ke dolar di tengah eskalasi konflik Timur Tengah dan kekhawatiran inflasi. XAG/USD terakhir diperdagangkan di sekitar US$84,35 per ons, naik sekitar 2,5% dari penutupan sebelumnya. Meski menguat hari ini, kinerja sepekan masih negatif. Data performa 5 hari menunjukkan perak turun sekitar 10% dibanding akhir pekan lalu, mencerminkan volatilitas yang dipicu headline konflik, lonjakan biaya energi, dan pergeseran posisi likuiditas ke dolar. Dari sisi fundamental, perang AS–Israel melawan Iran yang memasuki hari ketujuh menjaga premi risiko geopolitik tetap tinggi, sementara gangguan energi mempertajam kekhawatiran inflasi. Reuters juga mencatat logam mulia menguat pada Jumat karena dorongan safe-haven, dengan perak naik sekitar 2,4% pada hari itu. Di sisi kebijakan, lonjakan energi dan dat...

PT Equityworld Futures Semarang – Dolar Menguat, Data ISM-ADP Pangkas Peluang Cut Rate Fed

  PT Equityworld Futures Semarang – Dolar AS menguat pada Kamis (5/3) setelah data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan mendorong pasar kembali memangkas peluang pemangkasan suku bunga Federal Reserve. Indeks dolar (DXY) naik 0,3% ke 99,004, memperpanjang dukungan dari repricing ekspektasi kebijakan. Penguatan dolar dipicu lonjakan aktivitas sektor jasa. Indeks ISM Services PMI naik ke 56,1 pada Februari dari 53,8 pada Januari, menandakan ekspansi yang lebih cepat. Di saat yang sama, laporan ADP private payrolls menunjukkan penambahan 63.000 pekerjaan, juga melampaui perkiraan pasar. Rangkaian data tersebut datang di tengah kenaikan harga energi akibat konflik Timur Tengah, yang meningkatkan sensitivitas pasar terhadap risiko inflasi. Kombinasi permintaan domestik yang kuat dan tekanan energi membuat investor lebih hati-hati terhadap skenario pelonggaran agresif, karena inflasi yang lebih tinggi dapat membatasi ruang Fed untuk memangkas suku bunga. Menurut data LSEG, pasar kin...

PT Equityworld Futures Semarang – Dolar Melemah Usai Sinyal Negosiasi Iran, Yen dan Franc Menguat

  PT Equityworld Futures Semarang – Dolar AS turun terhadap seluruh mata uang Group-of-10 pada Rabu (4/3) setelah laporan media menyebut ada sinyal pendekatan Iran untuk membahas syarat mengakhiri perang. Sentimen risk-off sempat mendominasi sesi Asia, sebelum dolar berbalik melemah dan imbal hasil Treasury memangkas kenaikan awal. Bloomberg Dollar Spot Index membalik penguatan dan turun sekitar 0,3% pada hari ini, sementara penguatan dolar sebelumnya mulai mereda setelah Tokyo fix. Di pasar obligasi, yield Treasury tenor 2 tahun dan 10 tahun juga memangkas kenaikan awal, mencerminkan meredanya bid safe-haven dolar meski ketidakpastian geopolitik tetap tinggi. Pasangan USD/JPY melemah sekitar 0,6% ke 156,86, di tengah pernyataan Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama bahwa pemerintah siap bertindak meredam pergerakan valas yang berlebihan, termasuk lewat intervensi. Biaya lindung nilai jangka pendek juga naik, dengan one-week risk reversals bergerak 225 bps berpihak pada yen, men...

PT Equityworld Futures Semarang – Inflasi Euro Panas Lagi, ECB Makin Hati-hati

  PT Equityworld Futures Semarang – Inflasi zona euro meningkat secara tak terduga, mendukung kehati-hatian Bank Sentral Eropa (ECB) terhadap suku bunga, terutama karena perang di Iran menyebabkan harga energi melonjak. Harga konsumen naik 1,9% dari tahun lalu pada bulan Februari — naik dari 1,7% pada bulan Januari dan sedikit di bawah target ECB sebesar 2%. Analis yang disurvei oleh Bloomberg memperkirakan angka yang tidak berubah. Inflasi inti, tidak termasuk biaya makanan dan energi yang fluktuatif, juga mengejutkan para ekonom dengan meningkat menjadi 2,4%. Indikator jasa yang dipantau ketat naik menjadi 3,4%, kata Eurostat pada hari Selasa. Para pembuat kebijakan ECB saat ini puas untuk mempertahankan biaya pinjaman di angka 2%, yakin bahwa inflasi akan kembali ke target mereka dan bahwa ekonomi 21 negara di kawasan ini dapat mempertahankan ekspansi moderat. Namun, pertempuran di Timur Tengah menambah risiko yang sudah termasuk tarif AS, euro yang lebih kuat, dan kemungkinan b...