Equityworld Futures Semarang - Chief Economist & Investment Strategist Manulife Aset Manajemen Indonesia, Katarina Setiawan mengatakan, kegaduhan situasi politik yang masih berlangsung pasca pemilihan umum ( Pemilu ) 2019, secara tidak langsung cukup mempengaruhi investor asing yang ingin masuk ke Indonesia.
Khususnya berkaitan dengan investor lokal yang masih tidak nyaman dengan kondisi saat ini. Katarina menuturkan, sesungguhnya investor asing sudah percaya pemilu di Indonesia akan berlangsung aman dan tidak mempengaruhi perekonomian. Hal itu ditandai dengan terjadinya aliran modal masuk ( inflow ) jelang Pemilu.
"Justru seminggu sebelum kita nyoblos, asing masuk ke pasar saham dalam jumlah besar. Kelihatannya mereka optimis Pemilu aman," kata dia, di Gedung Sampoerna Strategic Square, Jakarta.
kunjungi
Sebaliknya, yang justru masih ragu atas perhelatan pemilu adalah investor lokal. Nah, hal tersebut kemudian mempengaruhi psikologis investor asing yang ingin menanamkan portofolionya di Indonesia.
"Padahal ternyata memang aman dan lancar. Asing mau masuk, tapi lihat lokal adem ayem saja, mereka tidak jadi masuk dalam jumlah besar, tidak jadi digeber," ungkapnya.
Menurut Katarina, saat ini para investor di pasar modal baik investor lokal maupun investor asing tengah menunggu pengumuman hasil real count atau hasil penghitungan resmi KPU pada 22 Mei 2019. Hingga saat itu, dia memperkirakan pasar modal akan tetap flat.
"Tinggal 20 hari lagi. Jadi walaupun wait and see tapi tidak akan jual dulu," tandasnya.
news edited by Equityworld Futures Semarang

Komentar
Posting Komentar