Langsung ke konten utama

Equityworld Futures Semarang : Kurs Rupiah Dibuka Membaik Saat Yen Tekan Dolar AS


Equityworld Futures Semarang -  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ( USD ) pada akhir perdagangan, Jumat ( 31/5/2019 ) ditutup membaik menjelang libur panjang Lebaran 2019. Rupiah mencoba merayap tipis ketika indeks mata uang Negeri Paman Sam -julukan AS- cenderung mendatar melawan enam mata uang utama lainnya. 

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate ( Jisdor ) BI, rupiah pagi ini menanjak naik ke posisi Rp14.385/USD untuk mencoba balik melawan dibandingkan tengah pekan kemarin Rp14.417/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah dibuka menguat tipis menjadi Rp14.365/USD atau sedikit lebih baik dari sebelumnya Rp14.410/USD . Pergerakan harian rupiah pada perdagangan akhir pekan berada pada kisaran Rp14.365 hingga Rp14.484/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga berbalik pulih ke level Rp14.380/USD untuk memperlihatkan tren positif kembali terjadi dibandingkan dari sesi penutupan Rabu, kemarin Rp14.410/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.380-Rp14.380/USD.
kunjungi PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka
Berdasarkan data dari Limas, rupiah lebih tinggi di kisaran level Rp14.380/USD. Kondisi tersebut memperlihatkan rupiah balik ke zona hijau ketika menghadapi dolar AS usai sebelumnya jatuh ke Rp14.432/USD.

Sementara itu di sisi lain Yen Jepang terpantau juga meningkat 0,35% saat berhadapan dengan USD ke posisi 109,240 dan juga membuat keuntungan terhadap euro dan dolar Australia. Indeks dolar terhadapenam mata uang utama cenderung mendatar di 98,106 setelah melemah pada hari sebelumnya.  

Raihan tersebut mengakhiri dua sesi kenaikan berturut-turut di tengah penurunan berkelanjutan dalam imbal hasil obligasi A.S. Meski begitu indeks masih menuju kenaikan 0,5% sepanjang minggu ini, didukung oleh pelemahan rivalnya seperti euro dan Poundssterling. 

Ditambah status mata uang A.S. sendiri yang dinilai sebagai tempat berlindung yang aman saat pasar dan masalah ekonomi bergejolak. Pound secara efektif merayap di level 1,2612 terhadap dolar AS usai kehilangan hampir 0,8% pekan ini.
news edited by Equityworld Futures Semarang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....