Pada penutupan perdagangan saham, Kamis ( 27/6/2019 ), IHSG naik 42,22 poin atau 0,67 persen ke posisi 6.352,71. Indeks saham LQ45 juga menguat 1,02 persen ke posisi 1.011,37. Sebagian besar indeks saham acuan kompak menghijau kecuali indeks acuan DBX yang melemah 0,34 persen.
Sebanyak 231 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Selain itu 196 saham melemah dan 134 saham diam di tempat. Pada Kamis pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.357,92 dan terendah 6.320,09.
Total frekuensi perdagangan saham 507.726 kali dengan volume perdagangan 39,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,9 triliun. Investor asing beli saham Rp 35 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat ( AS ) berada di kisaran Rp 14.140.
kunjungi PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka
Sebagian besar sektor saham menguat. Hanya ada dua sektor yang tertekan yaitu perkebunan yang turun 3,02 persen dan pertambangan yang melemah 0,22 persen.
Sektor industri dasar menguat 1,87 persen dan bukukan kenaikan terbesar. Disusul kemudian sektor aneka industri yang melonjak 1,71 persen dan sektor infrastruktur yang naik 1,28 persen.
Saham-saham yang kompak menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau antara lain saham HDFA mendaki 34,64 persen ke posisi Rp 206 per saham, saham ABBA mendaki 27,45 persen ke posisi Rp 195 per saham, dan saham POLU naik 25 persen ke posisi Rp 540 per saham.
Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain saham POSA turun 25 persen ke posisi Rp 420 per saham, saham CNTX tergelincir 21 persen ke posisi Rp 474 per saham, dan saham SMAR susut 19,05 persen ke posisi Rp 4.250 per saham.
Pengamat pasar modal Satrio Utomo menjelaskan, saat ini semua mata tertuju pada hasil sidang Mahkamah Konstitusi ( MK ). Sejauh ini reaksi pasar terlihat positif. "Kondisi pasar regional Asia juga cenderung positif," tambah dia.
news edited by Equityworld Futures Semarang

Komentar
Posting Komentar