Langsung ke konten utama

Equityworld Futures Semarang : Pergerakan Mingguan Dollar AS Flat


Equityworld Futures Semarang - Dolar AS tidak bergerak pada hari Kamis karena jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran naik ke level tertinggi lima bulan yang tidak terduga dan tidak ada komentar baru tentang kebijakan moneter dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell.

Klaim awal untuk tunjangan pengangguran negara meningkat 14.000 menjadi 225.000 yang disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir 9 November, angka tertinggi sejak 22 Juni, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada hari Kamis.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, datar di 98.210 pada 10:50 ET (15:50 GMT). Langkah terbesar dalam keranjang adalah terhadap dolar Australia, yang turun 1% ke level terendah dalam hampir sebulan setelah tiba-tiba melemahnya pasar tenaga kerja Australia. Itu datang dengan latar belakang kebakaran hutan yang menghancurkan yang juga telah melemahkan sentimen terhadap Aussie dalam beberapa hari terakhir, menimbulkan keraguan atas ketergantungan jangka panjang negara itu pada ekspor sumber daya alam seperti batu bara yang secara luas terkait dengan perubahan iklim.


baca
Equityworld Futures Semarang : Investor Harapkan Katalis Untuk Dorong Saham Bergerak Lebih Tinggi

Safe haven yen Jepang lebih tinggi dengan USD / JPY turun 0,2% menjadi 108,61.

Di tempat lain, euro lebih rendah, dengan EUR / USD turun 0,1% menjadi 1,0996 karena Jerman nyaris lolos dari resesi di kuartal ketiga. Namun, ketidakpastian dan kejatuhan Brexit dari perang dagang AS-Tiongkok terus membayangi blok tersebut. Sterling datar dengan GBP / USD di 1,2849.

news edited by Equityworld Futures Semarang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....