Langsung ke konten utama

Equityworld Futures Semarang : Harga Emas Dunia Stabil Meski Investor Kembali Koleksi Aset Berisiko


Equityworld Futures Semarang - Harga emas Antam hari ini, Senin (23/12) tak bergerak di level Rp 752.000 per gram seiring dengan stabilnya harga emas dunia baik di pasar spot maupun pasar berjangka. Sedangkan harga jual kembali emas Antam juga tak bergerak di level Rp 665.000 per gram. 


Dilansir dari Bloomberg, harga emas di pasar spot dunia pagi ini berada pada level US$ 1.479,55 per troy ons, turun 0,14% dibandingkan posisi penutupan akhir pekan lalu. Adapun pada penutupan Jumat (20/12) harga emas di pasar spot turun 0,19%. 

Sedangkan harga emas di pasar berjangka Commex naik 0,16% ke level US$ 1.483,1 per troy ons setelah pada penutupan sebelumnya turun 0,24% ke level US$ 1.480,90 per troy ons. 

Pergerakan harga emas yang bervariasi ini dipengaruhi oleh kembalinya optimisme investor di pasar aset berisiko seiring dengan segera ditekennya perjanjian dagang tahap I Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok, serta positifnya data ekonomi AS terbaru.
kunjungi PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka

Presiden AS Donald Trump pada Minggu (22/12) menyatakan perjanjian tersebut akan diteken dalam waktu dekat. Sebelumnya Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan AS dan Tiongkok akan menandatangani perjanjian dagang tersebut awal Januari 2020 dan perjanjian tersebut sudah final. 

Salah satu kesepakatan dalam perjanjian tersebut yaitu Tiongkok menyetujui daftar produk AS yang dibebaskan dari tarif selama satu tahun kedepan mulai 26 Desember 2019 untuk enam produk kimia dan minyak. 

Selain itu rilis data pertumbuhan ekonomi AS pada triwulan III tahun ini sebesar 2,1% yang sesuai dengan ekspektasi pasar. Pertumbuhan ekonomi AS didukung oleh konsumsi rumah tangga yang lebih kuat berkat tingkat pengangguran yang terus menurun. Walaupun dari sisi investasi terjadi perlambatan. 

“Rilis data ekonomi baru-bau ini sangat baik, pasar ekuitas dalam kondisi yang kuat dengan sentimen yang mendukung pergerakan aset-aset berisiko,” kata analis SP Angel, Sergey Raevskiy, dilansir dari Reuters, Senin (23/12).

news edited by Equityworld Futures Semarang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....