Langsung ke konten utama

Equityworld Futures Semarang : LOGAM Emas merosot ke palung 9-bulan karena imbal hasil, reli dolar terus berlanjut


Equityworld Futures Semarang
 - 
Harga emas turun lebih dari 1% pada hari Senin ke level terendah sembilan bulan, karena dolar dan imbal hasil Treasury AS terus naik, mendorong investor untuk membuang logam yang tidak menghasilkan.

Spot emas turun 1,1% menjadi $ 1,681.41 per ounce pada 1:47 pm EST (1847 GMT), setelah mencapai level terendah sejak 5 Juni di $ 1,676.10. Emas berjangka AS ditutup turun 1,2% menjadi $ 1.678.

Dolar naik ke puncak tiga bulan, sementara imbal hasil Treasury 10-tahun AS bertahan di dekat level tertinggi lebih dari satu tahun, meningkatkan biaya peluang untuk memegang logam bantalan non-bunga.

Emas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Persetujuan Kongres AS atas rencana bantuan COVID-19 senilai $ 1,9 triliun dari Presiden Joe Biden gagal membuat logam tetap bertahan.

Analis juga mengatakan kegagalan Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell untuk mengatasi lonjakan imbal hasil AS pekan lalu semakin menekan emas.

Meskipun pasar belum mendapat banyak tekanan balik dari Fed pada imbal hasil, sedikit keraguan bahwa Fed tidak akan bertindak pada akhirnya dan dengan kenaikan suku bunga tidak mungkin terjadi tahun ini, itu akan mendukung emas, kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA.

Tapi dalam waktu dekat emas bisa diperdagangkan antara $ 1.650 dan $ 1.700, dengan pergerakan di bawah $ 1.650 kemungkinan akan mengundang beberapa tekanan jual, tambahnya.

Reflektif sentimen, kepemilikan SPDR Gold Trust, dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas terbesar di dunia, jatuh ke level terendah 10-bulan pada hari Jumat.

Perak turun 0,2% menjadi $ 25,14 per ounce. Palladium turun 1% menjadi $ 2.314,83, sementara platinum naik 1,2% menjadi $ 1.143.42.

Source CNBC

news edited by Equityworld Futures Semarang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....