Equityworld Futures Semarang - Indeks acuan Nikkei Jepang turun sebanyak 1,9% pada hari Jumat, sementara Topix yang lebih luas mencapai level tertinggi 30 tahun karena Bank of Japan mengatakan hanya akan membeli dana yang diperdagangkan di bursa terkait Topix setelah peninjauan kerangka kebijakannya.
Rata-rata saham Nikkei turun 1,15% menjadi 29.868,00 pada pukul 0436 GMT. Topix yang lebih luas naik 0,14% menjadi 2.011,29, setelah sempat mencapai level tertinggi sejak 1991.
Setelah pertemuan kebijakan dua hari, Bank of Japan mengatakan hanya akan membeli dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang terkait dengan indeks Topix.
BOJ juga mengatakan akan membeli paling banyak hingga 12 triliun yen dan juga sedikit memperluas batas perdagangan untuk target imbal hasil obligasi 10 tahun, secara luas seperti yang diharapkan.
Fast Retailing kelas berat Nikkei, operator toko pakaian Uniqlo turun 4,6%. Grup SoftBank kelas berat lainnya turun 2,01%.
Rasio NT Nikkei dan Topix turun tajam menjadi 14,84 dari 15,04 pada hari Kamis. Ini mencapai rekor tertinggi 15,68 awal bulan ini.
Tetapi beberapa analis mengatakan kinerja buruk Nikkei akan berumur pendek.
"Dampak langkah BOJ terhadap Nikkei akan terbatas," kata Shingo Ide, kepala strategi ekuitas di NLI Research Institute. “Ini akan berkontribusi pada koreksi yang sehat dalam rasio NT.”
source reuters
news edited by Equityworld Futures Semarang

Komentar
Posting Komentar