Langsung ke konten utama

Equityworld Futures Semarang : Saham Jepang tergelincir pada hari Selasa


Equityworld Futures Semarang
 - Saham Jepang menyerah pada keuntungan awal dan tergelincir pada hari Selasa, karena investor membukukan keuntungan dari reli baru-baru ini dan melangkah dengan hati-hati saat mereka menunggu petunjuk arah suku bunga AS.

Rata-rata saham Nikkei kehilangan 0,81% menjadi 29.844,81 pada 0208 GMT, setelah mencapai angka 30.000 untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua minggu pada hari Senin. Topix yang lebih luas turun 0,74% menjadi 1.968,80

Imbal hasil Treasury AS turun tipis semalam, karena investor menghentikan penjualan obligasi pemerintah baru-baru ini, meskipun tren naik suku bunga tetap utuh menyusul laporan pekerjaan blockbuster hari Jumat.

Indeks kelas berat Fast Retailing, operator toko pakaian merek Uniqlo, turun 1,44% dan Tokyo Electron kehilangan 1,62%.

Mizuho Financial Group turun 2,43% setelah bank mengatakan akan merevisi rencana kontinjensi TI pada akhir Juni, karena mengalami empat gangguan sistem selama dua minggu dari Februari hingga Maret.

Mitsubishi UFJ Financial Group kehilangan 2,28% dan Sumitomo Mitsui Financial Group turun 1,85%.

Melacak penurunan 4% dalam harga minyak, penjelajah minyak dan gas Inpex kehilangan 2,45% dan Eksplorasi Minyak Jepang tergelincir 1,77%.

Saham yang naik paling tinggi di antara 30 nama Topix inti teratas adalah Hitachi, naik 1,12%, diikuti oleh Kao.

Yang berkinerja buruk di antara Topix 30 adalah Takeda Pharmaceutical, turun 2,51%, diikuti oleh Mizuho Financial Group.

Ada 61 kenaikan pada indeks Nikkei melawan 160 penurunan. source reuters

news edited by Equityworld Futures Semarang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....