Langsung ke konten utama

Equityworld Futures Semarang : Tembaga naik karena kekhawatiran pasokan di Chili


Equityworld Futures Semarang 
Harga tembaga naik pada hari Kamis, didukung oleh ancaman pasokan di produsen utama Chili sementara laju pertumbuhan pendapatan yang lebih lambat di perusahaan industri konsumen terkemuka China meredakan kekhawatiran pengetatan kebijakan.

Tembaga tiga bulan di London Metal Exchange naik 0,4% menjadi $ 10.016 per ton pada 0710 GMT, sementara kontrak tembaga Juli yang paling banyak diperdagangkan di Shanghai Futures Exchange ditutup naik 0,1% pada 71.940 yuan ($ 11.278,34) per ton.

Kekhawatiran pasokan di Chili membantu harga karena penambang BHP Group Ltd mengatakan akan mengambil tindakan darurat setelah serikat pekerja di tambang Escondida dan Spence menyerukan pemogokan.

Sementara itu, pendapatan di perusahaan industri China tumbuh lebih lambat di bulan April, menenangkan kekhawatiran atas pengetatan kebijakan di negara tersebut, sementara beberapa tanda positif pada hubungan China-AS juga mendorong sentimen di pasar ekuitas China.

Aluminium LME naik 1% menjadi $ 2.425,50 per ton dan seng naik 1,7% menjadi $ 3.019 per ton.

Aluminium ShFE naik 1% menjadi 18.480 yuan per ton, nikel melonjak 0,7% menjadi 126.420 yuan per ton, seng naik 1,1% menjadi 22.595 yuan per ton dan timah naik 1,1% menjadi 198.850 yuan per ton.

Gempa bumi di Goma, sebuah kota di Republik Demokratik Kongo dekat perbatasan dengan Rwanda, menunda ekspor bijih timah dari provinsi Kivu Utara yang kaya mineral, sumber mengatakan kepada Reuters.

Regulator perbankan China telah meminta pemberi pinjaman untuk berhenti menjual produk investasi yang terkait dengan komoditas berjangka kepada pembeli mom-and-pop untuk mengekang kerugian investasi di tengah harga komoditas yang bergejolak, kata sumber.

Untuk berita utama tentang logam dan berita lainnya, klik atau ($ 1 = 6,3786 yuan)


News edited by Equityworld Futures Semarang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....