Langsung ke konten utama

Equityworld Futures Semarang : RBNZ mengatakan ekonomi kembali ke tingkat pra-coronavirus

 


Equityworld Futures Semarang
- Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mengatakan pada Selasa aktivitas ekonomi kembali ke tingkat sebelum COVID-19 didukung oleh hasil kesehatan domestik yang menguntungkan dan peningkatan permintaan global serta harga yang lebih tinggi untuk barang dan ekspor Selandia Baru.

Peningkatan belanja konsumen dan aktivitas konstruksi, didukung oleh stimulus moneter dan fiskal yang substansial juga menopang pertumbuhan lapangan kerja, kata bank sentral dalam pernyataan niat tahunannya.

"Namun, kerentanan masih tetap ada dan pemulihan membutuhkan dukungan moneter dan fiskal yang berkelanjutan," kata Gubernur Adrian Orr dan Deputi Gubernur Geoff Bascand dalam pernyataannya.

“Kami tetap siap untuk menavigasi tantangan yang disajikan oleh lingkungan ekonomi dan keuangan kami,” kata Orr.    

Selandia Baru memberlakukan penguncian keras dan langkah-langkah jarak sosial untuk secara virtual menghilangkan virus corona di dalam negeri, memungkinkan ekonomi untuk bangkit kembali ke tingkat pra-pandemi lebih cepat dari yang diharapkan. 

RBNZ bulan lalu menjadi salah satu ekonomi maju pertama yang memberi sinyal menjauh dari pengaturan stimulasi yang diadopsi selama pandemi setelah mengisyaratkan kenaikan suku bunga tahun depan.

"Selama COVID-19 terkendali dan pemulihan global dan ekonomi berkelanjutan, pada akhirnya pengaturan kebijakan ekonomi dapat diharapkan menjadi normal dalam jangka menengah," kata RBNZ dalam pernyataannya. 

Tetapi itu menambahkan risiko yang terkait dengan pasar perumahan terakumulasi dan bagian-bagian ekonomi tampak lebih rentan terhadap penurunan di masa depan daripada sebelum pandemi. 

Harga rumah telah meningkat sekitar 30% selama tahun lalu didorong oleh suku bunga rendah secara historis dan kekurangan rumah yang terjangkau.


 News edited by Equityworld Futures Semarang   

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....