Langsung ke konten utama

Equityworld Futures Semarang : Harga emas mendekati level terendah 1 minggu karena dolar tetap di atas angin


Equityworld Futures Semarang -
Harga emas turun pada hari Senin ke level terendah dalam hampir satu minggu, dengan investor memilih dolar AS sebagai perlindungan pilihan di tengah kekhawatiran penyebaran varian virus corona Delta dapat mengurangi pemulihan ekonomi global. 

Spot gold turun 0,4% pada $1,804.60 per ounce, pada 0716 GMT, setelah jatuh ke level terendah sejak 13 Juli di $1,801,46. 

Emas berjangka AS tergelincir 0,6% menjadi $1,804,10.Dolar menguat 0,2% ke level tertinggi lebih dari tiga bulan terhadap para pesaingnya, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. 

Sentimen di pasar keuangan yang lebih luas tetap lemah karena selera risiko investor memburuk oleh meningkatnya tekanan inflasi dan lonjakan tanpa henti dalam kasus virus corona.

Banyak negara, khususnya di Asia, sedang berjuang untuk mengekang varian Delta yang sangat menular dari virus corona dan terpaksa mengambil tindakan penguncian. 

Sementara itu, kepemilikan SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar di dunia, turun 0,6% menjadi 1.028,55 ton pada hari Jumat, terendah sejak 14 Mei. 

Spot gold dapat menembus support di $1,813 per ounce dan jatuh menuju $1,789, menyusul kegagalannya menembus resistance di $1,833, menurut analis teknis Reuters Wang Tao. 

Di tempat lain, perak turun 1,1% menjadi $25,37 per ounce, paladium naik 0,3% menjadi $2.638,44, dan platinum turun 0,8% menjadi $1.093,40.

News edited by Equityworld Futures Semarang      

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....