Langsung ke konten utama

Equityworld Futures Semarang : Harga tembaga naik karena data pekerjaan AS meningkatkan prospek permintaan


Equityworld Futures Semarang -
Harga tembaga, yang sering digunakan sebagai ukuran kesehatan ekonomi global, naik pada Senin di tengah harapan permintaan logam yang lebih kuat dan di tengah pemulihan ekonomi AS yang berkelanjutan setelah data menunjukkan percepatan dalam perekrutan di ekonomi terbesar dunia itu.

Tembaga tiga bulan di London Metal Exchange naik 1,4% pada $9.505 per ton, pada 0710 GMT, dan kontrak tembaga Agustus yang paling banyak diperdagangkan di Shanghai Futures Exchange ditutup 1,7% lebih tinggi pada 69.520 yuan ($10.761.28) per ton.

Perusahaan-perusahaan AS pada bulan Juni mempekerjakan sebagian besar pekerja dalam 10 bulan, menaikkan upah dan menawarkan insentif untuk menarik jutaan pengangguran Amerika yang duduk di rumah, sebagai tanda sementara bahwa kekurangan tenaga kerja yang menggantung di atas ekonomi mulai mereda.

“Pertumbuhan upah cenderung mengarah pada permintaan yang kuat untuk barang tahan lama, sektor utama untuk pasar logam,” kata analis ANZ dalam sebuah catatan.Aluminium ShFE naik 3% menjadi 19.255 yuan per ton, nikel naik 1,6% menjadi 136.900 yuan per ton dan timah naik 1,9% menjadi 215.670 yuan per ton.


Persediaan aluminium ShFE di gudang ShFE turun menjadi 278.383 ton, terendah sejak 10 Februari, sementara stok tembaga CU-STX-SGH turun ke level terendah sejak 19 Februari di 142.520 ton.


Sementara itu, stok tembaga di gudang berikat di China naik ke level tertinggi sejak Juli 2019 di 435.600 ton, menurut data SMM.


 

News edited by Equityworld Futures Semarang      

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....