Langsung ke konten utama

Equityworld Futures Semarang : Shanghai stainless steel naik pada peningkatan nikel, pembatasan output


Equityworld Futures Semarang
- Baja nirkarat berjangka China melonjak lebih dari 4% pada hari Selasa, didukung oleh harga nikel yang kuat dan kekhawatiran pasokan menyusul kontrol pada proyek-proyek konsumsi energi yang tinggi di beberapa wilayah yang gagal mencapai target energi pada semester pertama.

Pasokan untuk nikel pig iron relatif ketat karena produsen mendukung harga, tulis analis Huatai Futures dalam sebuah catatan.

Kontrak nikel di Shanghai Futures Exchange melonjak ke rekor tertinggi 149.870 yuan ($23.200,77) per ton.

Para analis juga mengatakan enam produsen baja tahan karat di wilayah Guangxi diminta untuk membatasi produksi karena pemerintah daerah berusaha untuk mengendalikan konsumsi energi dan emisi.

Namun, para analis mengatakan, bahwa dampak dari kontrol output dapat dibatasi karena permintaan musiman belum meningkat.

Baja tahan karat berjangka paling aktif di bursa Shanghai, untuk pengiriman Oktober, naik sebanyak 4,1% menjadi 18.500 yuan ($2.859,97) per ton. Mereka ditutup naik 3,9% pada 18.455 yuan per ton.

Rebar konstruksi, untuk pengiriman Januari, naik tipis 0,3% menjadi 5.308 yuan per ton.

Kumparan canai panas, yang digunakan di sektor manufaktur, turun 0,2% menjadi 5.564 yuan per ton.     

Benchmark bijih besi berjangka di Dalian Commodity Exchange turun 5% menjadi 808 yuan per ton.

Batubara kokas berjangka Dalian turun 1,0% menjadi 2.460 yuan per ton, sementara kokas berjangka berakhir naik 0,7% pada 3.159 yuan per ton.


 

 News edited by Equityworld Futures Semarang      

   

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....