Langsung ke konten utama

Equityworld Futures Semarang : Harga gas Eropa turun karena aliran gas Rusia tetap terbalik


Equityworld Futures Semarang - 
Harga gas Eropa turun pada Kamis, dengan harga patokan turun 15% dari rekor tertingginya, sementara pipa Yamal yang biasanya membawa gas Rusia ke Eropa melalui Jerman terus mengalir secara terbalik.

Ini berarti bahwa untuk hari ketiga berturut-turut pipa tersebut mengirimkan gas yang biasanya digunakan untuk memanaskan rumah dan pembangkit listrik di Eropa dari Jerman kembali ke Polandia.

Langkah ini bertepatan dengan raksasa gas Rusia Gazprom mengisi pipa Nord Stream 2 yang baru selesai di bawah Laut Baltik, yang tidak melewati Ukraina, sebagai persiapan untuk mulai memasok gas ke Eropa beberapa waktu tahun depan.

Harga gas Eropa telah mencapai rekor minggu ini, di tengah meningkatnya ketegangan antara Moskow dan negara-negara Barat terkait Ukraina, setelah aliran pipa Yamal beralih arah. Rusia mengatakan pembalikan itu tidak memiliki implikasi politik.

Beberapa negara mengatakan kegiatan itu terkait, tetapi Rusia telah berulang kali membantah adanya hubungan antara aliran Yamal dan priming Nord Stream 2, yang ditentang oleh Ukraina dan Amerika Serikat dan sedang menunggu lampu hijau dari Jerman.

Harga grosir gas Belanda bulan depan, yang merupakan patokan Eropa, turun menjadi 141 euro per megawatt jam pada hari Kamis, turun hampir 15%.

Pedagang mengatakan berita tentang beberapa pengiriman kargo gas alam cair (LNG) menuju Eropa telah memberikan kelonggaran meskipun harga naik lebih dari 600% dari awal 2021.

Tapi broker Rusia Aton mengatakan dalam sebuah catatan bahwa bantuan yang signifikan tidak diharapkan dalam waktu dekat, karena penarikan gas dari penyimpanan di Eropa berada di 762 juta meter kubik, tertinggi sejak awal musim pemanasan.

Tanker LNG mulai mengalihkan dari Asia ke Eropa karena harga meroket, dengan setidaknya sepuluh kargo menuju ke barat.

Aliran di titik pengukuran Mallnow di perbatasan Jerman-Polandia mengalir ke timur dengan volume per jam sekitar 1.180.000 kilowatt jam (kWh/h) pada hari Kamis dan diperkirakan akan tetap pada level ini, data dari operator jaringan Jerman Gascade menunjukkan.

Secara terpisah, data dari operator pipa Slovakia Eustream menunjukkan nominasi kapasitas untuk aliran gas Rusia hari Kamis dari Ukraina ke Slovakia melalui titik perbatasan Velke Kapusany berada di 722.667 MWh, turun dari hari Rabu 898.385 MWh.


 

News edited by Equityworld Futures Semarang

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....