Langsung ke konten utama

Equityworld Futures Semarang : Dolar Kanada mengimbangi greenback karena imbal hasil obligasi naik


Equityworld Futures Semarang - 
Dolar Kanada sedikit berubah terhadap mata uang AS yang lebih kuat pada hari Selasa, karena harga minyak naik ke level tertinggi sejak 2014 dan investor bertaruh bahwa Bank of Canada akan menaikkan suku bunga secepat minggu depan.

Loonie diperdagangkan hampir tidak berubah pada 1,2516 terhadap greenback, atau 79,90 sen AS, setelah diperdagangkan dalam kisaran 1,2487 hingga 1,2533. Itu dan yen Jepang adalah satu-satunya mata uang G10 yang tidak melemah terhadap dolar AS.

Pembatasan Kanada untuk mengatasi COVID-19 kemungkinan akan datang dengan biaya pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat pada awal tahun daripada di Amerika Serikat, tetapi itu tidak menghentikan investor untuk meningkatkan taruhan Bank of Canada akan menaikkan suku bunga minggu depan.

Data pasar uang menunjukkan kemungkinan BoC mengumumkan kenaikan suku bunga pada 26 Januari telah meningkat menjadi hampir 70% setelah survei bank sentral bisnis pada hari Senin menunjukkan tekanan upah yang lebih tinggi.

Data inflasi Kanada untuk bulan Desember, yang akan dirilis pada hari Rabu, dapat memberikan petunjuk lebih lanjut tentang prospek suku bunga.  

Data pada hari Selasa menunjukkan bahwa perumahan mulai Kanada turun 22% pada bulan Desember dibandingkan dengan bulan sebelumnya karena beberapa mulai perkotaan dan perkotaan yang terpisah-tunggal menurun.

Harga minyak, salah satu ekspor utama Kanada, naik karena kemungkinan gangguan pasokan setelah serangan di Teluk Timur Tengah menambah prospek pasokan yang sudah ketat.

Harga minyak mentah AS naik 1,3% pada $84,94 per barel, sementara greenback naik ke level tertinggi enam hari terhadap sekeranjang mata uang utama, didukung oleh lonjakan hasil Treasury AS.

Imbal hasil obligasi pemerintah Kanada juga bergerak lebih tinggi. 10-tahun menyentuh level tertinggi sejak April 2019 di 1,829% sebelum turun sedikit ke 1,826%, naik 2 basis poin hari ini.


 

Read More EWF PRO - Portal News 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....