Langsung ke konten utama

Equityworld Futures Semarang : London Metal Exchange mengatakan siap untuk bertindak atas sanksi Barat terhadap Rusia


Equityworld Futures Semarang -
London Metal Exchange (LME) siap untuk memastikan stabilitas pasar jika sanksi oleh sekutu Barat berdampak pada perdagangan logam industri utama yang diproduksi oleh Rusia seperti aluminium dan nikel, LME mengatakan pada hari Kamis.

Sejauh ini tidak ada tindakan yang diperlukan untuk merek logam LME, kata bursa dalam sebuah pernyataan.

Amerika Serikat dan sekutunya sedang mempersiapkan sanksi yang lebih berat setelah Moskow melancarkan serangan massal melalui darat, laut dan udara dalam serangan terbesar di negara Eropa sejak Perang Dunia Kedua.

“Kami memiliki prosedur dan kekuatan yang diperlukan untuk mengambil tindakan apa pun yang mungkin diperlukan untuk memastikan stabilitas pasar dalam menanggapi sanksi yang berdampak pada pasar LME,” kata bursa dalam sebuah pemberitahuan.

LME, tempat tertua dan terbesar di dunia untuk pertukaran logam seperti tembaga dan seng, pada tahun 2018 ditangguhkan dari daftar merek aluminium yang disetujui yang diproduksi oleh Rusal Rusia setelah disetujui oleh Amerika Serikat.

Anggota LME pada saat itu menyampaikan kekhawatiran tentang penyelesaian kontrak LME dengan perusahaan yang terkena sanksi. Sejauh ini, tidak ada produsen Rusia yang terkena sanksi.

Pertukaran itu mengatakan akan mengomunikasikan tindakan apa pun jika "menganggap perlu untuk mengambil tindakan apa pun sehubungan dengan tindakan saat ini atau selanjutnya".

LME mengatakan akan terus memperbarui halaman web dengan komentarnya tentang dampak sanksi pada logam LME.

 


Read More EWF PRO - Portal News

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....