Langsung ke konten utama

Equityworld Futures Semarang : Indonesia bisa naikkan subsidi BBM tanpa melebarkan defisit


Equityworld Futures Semarang -
Indonesia memiliki ruang untuk meningkatkan subsidi bahan bakar tanpa memperlebar defisit anggaran melebihi proyeksi maksimum 4,85% dari produk domestik bruto, berkat pendapatan rejeki dari harga komoditas yang tinggi, kata seorang pejabat kementerian keuangan, Kamis.

Indonesia mempertahankan harga bahan bakar yang paling banyak dikonsumsi tidak berubah meskipun ada lonjakan harga minyak global di tengah perang antara Rusia dan Ukraina.

Febrio Kacaribu, kepala kantor kebijakan fiskal kementerian, mengatakan subsidi yang ada dalam anggaran 2022 harus ditingkatkan untuk menanggapi kenaikan harga energi.

Pemerintah menilai sejumlah skenario tetapi memperkirakan defisit fiskal 2022 akan berada di bawah 4,85% pada akhir tahun, karena pendapatan yang kuat sebagian akan mengimbangi kenaikan subsidi, katanya dalam panggilan konferensi dengan investor.

Febrio tidak memberikan rincian.

Indonesia adalah pengekspor utama minyak sawit, batu bara, nikel, tembaga, dan timah di antara komoditas lainnya.

Negara Asia Tenggara ini telah mengalokasikan 134 triliun rupiah ($9,37 miliar) untuk subsidi energi tahun ini, termasuk untuk listrik. Secara terpisah, itu juga mengkompensasi perusahaan minyak negara Pertamina untuk kerugian yang berasal dari beberapa penjualan bahan bakar.

Pendapatan pemerintah melonjak 54,9% pada basis tahunan di Januari, didorong oleh ekspor yang kuat, sementara pengeluaran turun 13%, memberi kementerian keuangan surplus $2 miliar, menurut data kementerian.

 

Read More EWF PRO - Portal News

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....