Langsung ke konten utama

Equityworld Futures Semarang : Tambang di Peru Setop Produksi, Harga Tembaga Naik


Equityworld Futures Semarang -
Harga tembaga dunia menguat pada perdagangan siang hari ini karena keadaan darurat produksi tembaga di Peru.

Pada Kamis (21/4/2022) pukul 11.06 WIB harga tembaga dunia tercatat US$ 10.233/ton, naik 0,1% dibandingkan dengan posisi kemarin.

Peru akan mengumumkan keadaan darurat di tambang SCCO.N milik Southern Copper Corp karena protes yang dilakukan oleh penduduk sekitar. Protes ini diperkirakan menghentikan 20% produksi tembaga nasional Peru.

Tak hanya SCCO.N, beberapa penduduk di Andes, daerah yang kaya tembaga di Peru, juga melakukan protes ke beberapa tambang termasuk Cuajone, Las Bambas dari MMG dan Glencore.

Tambang Cuajone menangguhkan operasi pada 28 Februari setelah penduduk menutup pasokan air ke tambang, menuntut kompensasi finansial dan bagian dari keuntungan di masa depan.

Sementara itu tambang di Las Bambas berhenti pada hari Rabu setelah penduduk Fuerabamba memasuki tambang dan mendirikan kemah di dalamnya.

MMG mengatakan anggota komunitas Fuerabamba telah memasuki Las Bambas pada 14 April untuk memprotes dugaan kegagalan perusahaan untuk mematuhi komitmen investasi sosialnya, tuduhan yang ditolak MMG. Anggota komunitas Huancuire juga bergabung dalam protes.

"Minggu lalu, 130 orang dari komunitas Fuerabamba menyerbu Las Bambas," kata Jacob kepada wartawan pada hari sebelumnya.

"Invasi ini telah menyebabkan penangguhan operasi," tambahnya.

Adanya kendala produksi di tambang Cuajone dan Las Bambas akan membuat pasokan tembaga dunia bisa tersendat. Pasalnya, Peru adalah produsen tembaga nomor dua di dunia.

Peru memproduksi 2,3 juta ton tembaga pada tahun 2021, menurut statistik pemerintah. Las Bambas memproduksi hampir 300.000 ton sementara Cuajone memproduksi 170.000 ton, dengan total 20% dari produksi tembaga nasional.

 

Read More EWF PRO - Portal News

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....