Langsung ke konten utama

Equityworld Futures Semarang : Saham Raksasa yang Bikin IHSG Akhirnya Drop


Equityworld Futures Semarang -
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah. Indeks ditutup melemah 0,62% di level 7.104 pada perdagangan Rabu (06/04/22).

Asing terpantau melakukan pembelian saham dengan net buy Rp 372 miliar di seluruh pasar pada perdagangan kemarin.

Nilai transaksi indeks kemarin mencapai Rp 15,9 triliun dengan melibatkan 27 miliaran saham yang berpindah tangan sebanyak 1,5 juta kali.

Meski IHSG menghijau di tiga dari empat hari perdagangan bulan April, kapitalisasi pasar 10 emiten terbesar di RI malah tercatat turun dari posisi akhir pekan lalu.

Hal ini karena dari sepuluh besar emiten yang memberi kontribusi positif atas kenaikan IHSG selama bulan April, hanya tiga di antaranya yang merupakan emiten kapitalisasi pasar raksasa yakni ASII, EMTK dan TPIA.

Emtek juga mencatatkan kinerja paling balik di antara emiten raksasa, yang mana dalam sepekan saham ini melonjak 17,55%, alhasil perusahaan mencatatkan pertumbuhan kapitalisasi pasar terbesar di antara emiten raksasa di bursa.

Berikut adalah 10besar kapitalisasi pasar terbesar (big cap) hingga penutupan perdagangan kemarin.

 

Adapun emiten yang membebani kinerja IHSG hingga ditutup merah kemarin didominasi oleh emiten kelas kakap. Enam dari 10 emiten dengan kontribusi negatif (laggard) terbesar bagi IHSG merupakan emiten raksasa.

Penurunan terbesar setara -13,4 poin adalah kontribusi dari BBRI yang kemarin sahamnya melemah 2,1%. Kemudian disusul oleh TLKM (-2%) yang berkontribusi atas penurunan 12,2 poin IHSG.

Berikut adalah empat emiten jumbo lain yang menekan kinerja IHSG pada perdagangan kemarin.

BBCA -12 poin (-1,9%)

BMRI -7,9 poin (-1,9%)

BBNI -4,7 poin (-2,7%)

ARTO -3,8 poin (-2,6%)

Sedangkan dua dari sepuluh emiten yang memberi dorongan (leader) bagi IHSG merupakan emiten raksasa yakni EMTK di posisi dua dengan dorongan 6,8 poin setelah ditutup naik 5,9% kemarin. Sedangkan satunya lagi di urutan keempat adalah ASII dengan kontribusi 5,2 poin setelah sahamnya ditutup naik 1,4%.


 

Read More EWF PRO - Portal News   

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....