Langsung ke konten utama

PT Equityworld Futures Semarang – Harga Minyak Terus Mengalami Penurunan Di Perdagangan Asia Pada Kamis (23/11)


PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak terus mengalami penurunan baru-baru ini dalam perdagangan Asia pada Kamis (23/11), dipicu oleh penundaan pertemuan OPEC+ yang mendatang. Penundaan tersebut, yang terjadi tanpa dugaan, menimbulkan ketidakpastian mengenai seberapa jauh kelompok produsen tersebut akan membatasi pasokan minyak.

Penguatan dolar juga berkontribusi menekan pasar minyak, dengan meningkatnya klaim pengangguran mingguan yang lebih kecil dari perkiraan, memicu kekhawatiran bahwa pasar tenaga kerja mungkin tidak akan melambat secepat yang diperkirakan sebelumnya.

Harga minyak Brent turun 1,4% menjadi $80,80 per barel, sementara harga minyak WTI mengalami penurunan 1,2% menjadi $76,19 per barel pada pukul 08.44 WIB. Keduanya mengalami penurunan sekitar 1% pada hari Rabu.

Baca: Harga Emas Naik Sedikit Di Perdagangan Asia Pada Hari Kamis (23/11)

Meskipun harga minyak masih menuju penutupan mingguan yang positif, penundaan pertemuan OPEC+ telah memicu ketidakpastian tentang sejauh mana kelompok ini akan memangkas pasokan. Fokus utama saat ini adalah pada kemungkinan pemangkasan pasokan lebih lanjut selama pertemuan mendatang, yang dijadwalkan sekarang pada tanggal 30 November.

Ketidaksepakatan di antara anggota OPEC+ terkait produksi, terutama dengan produsen dari Afrika, telah menyebabkan penundaan tersebut. Arab Saudi dan Rusia, sebagai pemimpin kelompok ini, mengisyaratkan akan mempertahankan pengurangan pasokan saat ini hingga akhir 2023. Namun, untuk meningkatkan harga minyak, mereka mungkin perlu menambah pemangkasan produksi mereka dan memperketat pasar lebih lanjut pada awal tahun 2024.

Data terbaru menunjukkan bahwa, meskipun pemangkasan pasokan Arab Saudi dan Rusia berlangsung, pasar minyak global tidak seketat yang diperkirakan sebelumnya. Produksi minyak AS juga mendekati rekor tertinggi, meningkat hingga 13,2 juta barel per hari, sementara anggota OPEC lainnya meningkatkan produksi mereka. Data ekonomi yang lemah dari berbagai negara juga meningkatkan kekhawatiran tentang stabilitas permintaan dalam beberapa bulan mendatang.

PT Equityworld Futures Semarang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....