PT Equityworld Futures Semarang – Sebagian Besar Mata Uang Asia Bergerak Tipis Pada Hari Jumat (17/11)
PT Equityworld Futures Semarang – Sebagian besar mata uang Asia bergerak tipis pada hari Jumat (17/11))
setelah menguat awal pekan ini, sedangkan dolar menuju pelemahan
mingguan yang tajam pasca data pasar tenaga kerja yang lemah memunculkan
banyak spekulasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada
pertengahan tahun 2024.
Pelemahan dolar membuat sebagian besar mata uang regional berada di jalur untuk raih kinerja mingguan yang kuat, meskipun mayoritas tren positif ini juga terjadi saat mata uang Asia pulih dari posisi terendah multi-bulan.
Pergerakan Mata Uang Asia:
- Sebagian besar mata uang Asia mengalami pergerakan tipis setelah menguat awal pekan ini.
- Dolar Amerika Serikat menuju pelemahan mingguan yang signifikan setelah data pasar tenaga kerja yang lemah, memunculkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertengahan tahun 2024.
Pergerakan Mata Uang Tertentu:
- Yen Jepang mendapatkan manfaat dari pelemahan dolar, naik 0,6% dalam satu minggu, merupakan peningkatan mingguan terbaik dalam lebih dari empat bulan.
- Won Korea Selatan stabil di dekat level tertinggi tiga bulan dan menguat sebesar 1,8% minggu ini, mencerminkan tanda-tanda ketahanan ekonomi negara tersebut.
- Dolar Australia turun tipis pada hari Jumat namun akan naik 1,6% minggu ini. Fokus pada notulen rapat Reserve Bank of Australia yang akan diadakan minggu depan.
- Dolar Singapura bergerak sideways, dengan beberapa dukungan dari data ekspor non-minyak yang meningkat. Namun, tanda-tanda pelemahan di China membuat prospek ekonomi Singapura tetap tidak pasti.
- Yuan China menuju kenaikan mingguan sebesar 0,6%, pulih dari level terendah dalam satu tahun. Data menunjukkan beberapa tanda ketahanan dalam ekonomi China.
Dolar Amerika Serikat:
- Indeks dolar dan indeks dolar berjangka stabil di perdagangan Asia pada Jumat.
- Dolar Amerika Serikat bersiap untuk mengalami penurunan hampir 1,5% minggu ini, dipengaruhi oleh data ekonomi yang lemah, memicu spekulasi bahwa Federal Reserve mungkin akan memangkas suku bunga, bukan menaikkannya.
Fokus Mendatang:
- People's Bank of China akan memutuskan suku bunga acuan loan prime rate pada Senin depan.
- Risalah rapat Federal Reserve pada bulan Oktober akan diadakan minggu depan, diharapkan memberikan isyarat lebih lanjut mengenai pandangan bank sentral.
Pergerakan mata uang dan dolar sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi dan kebijakan moneter, dan para pelaku pasar terus memantau perkembangan terkini untuk mengambil keputusan investasi yang tepat.

Komentar
Posting Komentar