Langsung ke konten utama

PT Equityworld Futures Semarang – Harga Emas Anjlok Lebih Dari 2%


PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas anjlok lebih dari 2% setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa pada hari Senin (04/12), tetapi penurunan emas batangan tanpa imbal hasil ini berhenti di atas $2.000/oz setelah traders memangkas ekspektasi untuk penurunan suku bunga pertama oleh Federal Reserve AS pada awal tahun 2024.

Sebagaimana dilapor Reuters Selasa (05/12) pagi, di awal sesi Asia kemarin, emas mencapai rekor tertinggi baru di tengah meningkatnya kepercayaan soal pemotongan suku bunga setelah komentar Ketua Fed Jerome Powell pada hari Jumat.

Harga emas berjangka anjlok 4,14% di $2.047,55/oz pada penutupan Senin setelah level tertinggi  di $2.137,25/oz menurut data Investing.com. Harga emas spot juga jatuh tajam 4,16% di $2.029,47/oz usai menyentuh high $2.120,20/oz.

The Fed tampaknya berada di jalur untuk mengakhiri tahun ini dengan kenaikan suku bunga sebagai sesuatu yang sudah berlalu, tetapi tantangan yang akan datang soal kapan dan bagaimana memberi sinyal pemangkasan suku bunga.

Menekan emas, indeks dolar naik 0,5%, membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Treasury yields AS bertenor 10 tahun juga naik.

Traders melihat peluang 57% untuk penurunan suku bunga pada bulan Maret, turun dari 63% pada hari Jumat, FedWatch Tool CME menunjukkan. Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang untuk memiliki emas.

Data minggu lalu menunjukkan berkurangnya tekanan inflasi dan pasar tenaga kerja yang berangsur-angsur mereda memperkuat gagasan pemotongan suku bunga lebih awal.

Traders menunggu rilis data non-farm payrolls AS pada hari Jumat, yang dapat membantu mengukur lebih lanjut prospek suku bunga.

PT Equityworld Futures Semarang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....