PT Equityworld Futures Semarang – Pasar saham Asia Pasifik mengalami kenaikan pada hari Selasa (09/01), menyusul gelombang rally besar di Wall Street, terutama ditopang oleh saham-saham teknologi.
Indeks-indeks utama termasuk S&P/ASX 200 Australia, KOSPI 200 Korea Selatan, dan Nikkei 225 Jepang masing-masing dibuka dengan melonjak 1,2%, 0,9%, dan 1,8%.
Di arena komoditas, minyak Brent dan WTI sempat jatuh, emas tergelincir 0,95% di $2.026/oz, dan iron ore jatuh lebih 1% di $141,45 per ton.
Sementara Treasury AS mengalami penurunan, dengan yield 2 tahun turun ke 4,362% dan yield obligasi 10 tahun turun menjadi 4,012%.
Dolar Australia tetap stabil di 0,6726.
Di AS, saham-saham mengalami lonjakan signifikan pada hari Senin, dipimpin oleh penguatan lebih dari 2% Nasdaq Composite, berkat rally saham-saham teknologi. S&P 500 naik lebih dari 1%, pulih dari kerugian 1,5% minggu lalu dan mengakhiri kemenangan beruntun selama sembilan minggu. Namun, Dow mengalami peningkatan yang lebih kecil, tertahan oleh Boeing (NYSE:BA), yang menyeret indeks bluechip ke wilayah negatif.
Saham-saham China mencapai posisi terendah baru Senin kemarin. indeks CSI 300 - yang melacak saham-saham bluechip yang terdaftar di Shanghai dan Shenzhen - jatuh 1,3% ke penutupan terendah sejak awal 2019. Shanghai Composite juga turun 1,4% ke penutupan terendah sejak April 2022. Di Hong Kong, Hang Seng Index, yang mencakup banyak perusahaan China daratan, anjlok 1,9% dan ditutup di titik terendah sejak 11 Desember.
Saham-saham Eropa bangkit kembali setelah awal tahun yang mengecewakan. Sektor teknologi memimpin pemulihan dengan menguat 1,2%, hentikan penurunan beruntun selama enam hari, sementara indeks ritel naik 1,3%, menandai peningkatan pertama dalam tujuh sesi. Sebaliknya, saham-saham energi turun 2,7%.

Komentar
Posting Komentar