Langsung ke konten utama

PT Equityworld Futures Semarang – Saham Asia Pasifik Naik Ikuti Tren Pasar AS


PT Equityworld Futures Semarang – Bursa saham Asia Pasifik diperdagangkan di wilayah positif pada pembukaan hari Senin (22/01), mengikuti penutupan positif saham-saham AS minggu lalu.

S&P/ASX 200 menguat 0,6%, KOSPI 200 naik 0,3% dan Nikkei 225 melesat 1,2%.

Indeks S&P 500 di AS mengakhiri minggu yang dipersingkat karena libur dengan positif, menandai rekor penutupan pertama dalam lebih dari dua tahun. Dow Jones Industrial Average naik 394 poin atau 1%, mencapai rekor 3.863. S&P 500 dan Nasdaq Composite juga mengalami kenaikan, di mana ketiga indeks utama saat ini berada di wilayah positif untuk tahun 2024. Saham-saham teknologi, terutama saham chip yang didukung oleh asesmen optimis Taiwan Semiconductor, memimpin pemulihan pasar.

Namun, berita ekonomi tidak terlalu baik. Existing home sales pada tahun 2023 turun ke level terendah dalam 28 tahun terakhir, sementara indeks sentimen konsumen Universitas Michigan naik 13% pada paruh pertama Januari. Di pasar komoditas, harga minyak Brent turun 0,7% menjadi $78,56 per barel, sementara emas mengalami penguatan 0,3% di US$2.029,49.

Di pasar obligasi, obligasi pemerintah AS menunjukkan hasil yang beragam, dengan yield 2 tahun naik ke 4,38% dan yield 10 tahun turun ke 4,12%.

Di Asia, saham-saham China alami penurunan pada sesi perdagangan yang volatil. Sentimen investor diredam oleh laporan media mengenai sebuah broker besar yang menangguhkan short selling untuk beberapa klien di pasar China. Sementara itu, saham-saham Hong Kong juga ditutup negatif, dipengaruhi oleh saham-saham teknologi dan farmasi. Di sisi lain, saham-saham Jepang berakhir naik, dipimpin oleh naiknya saham-saham semikonduktor dan saham-saham elektronik lainnya saat yen mencapai level terendah dalam tujuh minggu. Saham-saham India berakhir naik, mengikuti kenaikan di Wall Street Jumat pekan lalu.

Saham-saham Eropa mengalami penurunan di akhir perdagangan pekan lalu karena ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga lebih awal oleh bank-bank sentral utama telah disesuaikan. Indeks Stoxx Europe 600 turun 0,2%.

DAX Jerman sedikit bergerak, sementara indeks CAC-40 di Perancis turun 0,4%. Indeks FTSE 100 di Inggris berakhir pada hari Jumat dengan naik tipis 0,04%, menandai penurunan mingguan ketiga secara keseluruhan sejak awal tahun. Fluktuasi ini mencerminkan respons pasar terhadap pergeseran ekspektasi atas penyesuaian kebijakan moneter oleh bank-bank sentral.

PT Equityworld Futures Semarang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....