Langsung ke konten utama

PT Equityworld Futures Semarang – Wall Street Menguat Dipicu Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed


PT Equityworld Futures Semarang – Wall Street menguat pada Rabu (14/2/2024) dipicu ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, naik 151,52 poin, atau sekitar 0,40 persen, menjadi 38.424,27. Indeks S&P 500 meningkat 47,45 poin, atau sekitar 0,96 persen, menjadi 5.000,62. Indeks komposit Nasdaq melonjak 203,55 poin, atau sekitar 1,30 persen, menjadi 15.859,15.

Menurut Presiden The Fed Chicago Austan Goolsbee, langkah menuju target inflasi 2 persen masih berlangsung meski ada peningkatan harga yang sedikit lebih tinggi dari ekspektasi, sehingga bank sentral AS seharusnya khawatir jika menunda pemangkasan suku bunga lebih lama lagi.

Perusahaan teknologi Nvidia melampaui Alphabet dari segi kapitalisasi jelang pengumuman perolehan laba kuartal empat. Saham Nvidia melambung 2,46 persen, sedangkan saham Alphabet yang merupakan perusahaan induk Google naik 0,53 persen.

Saham Meta Platforms, Advanced Micro Devices, dan Qualcomm masing-masing melonjak antara 1,8 persen dan 2,5 persen.

Saham perusahaan penyedia layanan transportasi online Uber melambung 11,7 persen mencapai rekor dipicu rencana buyback saham dengan dana US$7 miliar. Saham Lyft meroket 32,9 persen usai mencatatkan perolehan laba melampaui estimasi.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun setelah data terbaru menunjukkan inflasi AS lebih tinggi dari ekspektasi. Harga emas untuk pengiriman Maret 2024 turun 0,1 persen menjadi US$2.004,3 per ons.

Penurunan harga emas berjangka terbatasi terbatasi pelemahan nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS turun 0,26 persen menjadi 104,69.

Bursa saham Eropa menguat pada Rabu, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,5 persen, setelah melandainya inflasi Inggris memicu ekspektasi pemangkasan suku bunga Bank of England.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 56,12 poin, atau sekitar 0,75 persen, menjadi 7.568,40. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 64,65 poin, atau sekitar 0,38 persen, menjadi 16.945,48.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melemah 8,80 poin, atau sekitar 0,09 persen, menjadi 9.916,60. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menanjak 52,04 poin, atau sekitar 0,68 persen, menjadi 7.677,35.

Nilai tukar poundsterling melemah 0,2 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2565 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,18 persen menjadi 1,1735 euro per pound.

PT Equityworld Futures Semarang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....