PT Equityworld Futures Semarang – Harga Emas Turun bawah $2,150 Jelang Rapat Fed; Rally Tembaga Melambat
PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas turun di perdagangan Asia pada hari Senin (18/03), kehilangan level support utama lantaran traders berbalik menghindari aset-aset yang tidak memberikan imbal hasil sebelum ada lebih banyak sinyal suku bunga dari rapat Federal Reserve di pekan ini.
Rally logam industri juga tampak terhenti, dengan harga tembaga melemah setelah naik ke level tertinggi 11 bulan minggu lalu. Data ekonomi China yang lemah juga mendorong beberapa aksi profit taking pada logam mulia.
Kerugian logam mulia lebih terasa, saat dolar stabil di dekat level tertinggi dua minggu untuk mengantisipasi the Fed. Treasury yields 10 tahun juga nyaman di atas 4%.
Emas spot turun 0,4% menjadi $2.148,19/oz, sementara emas berjangka yang akan berakhir April turun 0,5% menjadi $2.151,05/oz pukul 11.20 WIB.
Rapat Fed ditunggu untuk sinyal suku bunga lanjutan
Pasar saat ini berfokus pada konklusi dari rapat Fed dua hari pada hari Rabu setempat, di mana bank sentral secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga.
Namun, isyarat mengenai pemotongan suku bunga akan diawasi, terutama karena angka inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan untuk bulan Februari membuat pasar waspada terhadap sinyal hawkish dari bank sentral.
Gagasan ini juga menarik harga emas turun tajam dari rekor tertinggi yang dicapai pada awal Maret. Pelemahan di bawah level support $2.150 juga berpotensi menandakan akan ada lebih banyak kerugian dalam waktu dekat.
Analis ANZ mengatakan dalam sebuah catatan baru-baru ini bahwa harga emas dapat turun ke $2.100/oz dalam waktu dekat. Tetapi mereka juga meningkatkan target harga akhir tahun 2024 untuk logam mulia menjadi $2.300/oz, menyatakan bahwa penurunan suku bunga dan kondisi ekonomi yang memburuk kemungkinan akan mendukung permintaan logam mulia tahun ini.
Logam mulia lainnya melemah pada hari Senin. Platinum turun 0,7% menjadi $935,50 per ons, sementara perak turun 0,7% ke $25,198 per ons.
Harga tembaga turun setelah data China beragam
Tembaga futures tiga bulan di London Metal Exchange turun 0,3% menjadi $9.045 per ton pada hari Senin, sementara tembaga AS 1 bulan turun 0,3% menjadi $4,1092 per pon.
Meskipun kedua instrumen ini melemah, keduanya masih berada di level tertinggi 11 bulan yang dicapai minggu lalu, setelah laporan media menunjukkan bahwa pabrik-pabrik peleburan tembaga terbesar di China merencanakan pemangkasan produksi. Skenario seperti ini menimbulkan kekurangan pasokan tembaga olahan, dan merupakan pendorong utama rally tembaga.
Namun rally ini agak mendingin pada hari Senin menyusul data ekonomi yang beragam dari China. Sementara produksi industri naik lebih dari yang diharapkan pada periode Januari-Februari, retail sales meleset dari ekspektasi, sementara pengangguran mencapai level tertinggi dalam lima bulan.
Data yang beragam tersebut menambah kekhawatiran atas lemahnya pertumbuhan ekonomi di negara importir tembaga terbesar di dunia tersebut, yang dapat menekan permintaan terhadap logam mulia ini.

Komentar
Posting Komentar