Langsung ke konten utama

PT Equityworld Futures Semarang – Pejabat Fed Bostic: Fed Masih Butuh Lebih Banyak Data, Namun Pemangkasan Dimungkinkan

© Reuters

PT Equityworld Futures Semarang – Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan pada hari Selasa bahwa ia memperkirakan Fed akan melakukan penurunan suku bunga pada akhir tahun jika disinflasi terus berlanjut, tetapi tetap waspada terhadap penurunan suku bunga yang terlalu cepat, dan menyerukan "lebih banyak data" untuk mengurangi risiko Fed harus berbalik arah jika inflasi secara tak terduga meningkat.

"Jika ekonomi berkembang seperti yang saya perkirakan, akan ada penurunan suku bunga di akhir tahun," kata Bostic, menambahkan bahwa the Fed perlu "melihat lebih banyak data" untuk memastikan bahwa tren inflasi adalah nyata.

"Akan sangat buruk jika kami menurunkan suku bunga dan kemudian harus menaikkannya lagi," ujar presiden Fed Atlanta.

Pernyataan Bostic muncul setelah inflasi produsen melambat lebih dari yang diperkirakan pada bulan Juli, dengan fokus saat ini pada data indeks harga konsumen yang akan dirilis pada hari Rabu.

Data yang dirilis sebelumnya pada hari Selasa menunjukkan indeks harga produsen naik 0,1% secara bulanan di bulan Juli, dibandingkan dengan kenaikan 0,2% yang diperkirakan oleh para ekonom. Secara tahunan, indeks ini naik menjadi 2,2%, dibandingkan dengan perkiraan 2,3%.

"Laporan PPI yang lebih dingin dari perkiraan menawarkan dukungan yang disambut baik bagi mereka yang mendukung penurunan suku bunga dalam waktu dekat," kata Stifel dalam sebuah catatan baru-baru ini, hanya satu hari sebelum data inflasi terbaru dirilis dengan rilis indeks harga konsumen.

Bostic meremehkan kekhawatiran resesi, dan mengisyaratkan sedikit insentif untuk mempercepat penurunan suku bunga, dengan mengatakan bahwa pasar tenaga kerja "solid" dan dapat melambat tetapi "tanpa kekhawatiran yang berarti."

PT Equityworld Futures Semarang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....