Langsung ke konten utama

PT Equityworld Futures Semarang – Adu Jor-joran Dividen Bank, Siapa Paling Royal?

11 Bank Tebar Dividen, Bakal Lebih Gede di 2025 Karena BI Cut Rate?

PT Equityworld Futures Semarang – Sederet perbankan RI sudah membagikan dividen dan sebentar lagi memasuki periode pembayaran.
Kami mengumpulkan ada 16 perbankan yang sudah membagikan dividen untuk laba tahun buku 2024 lalu.

Dari jumlah perusahaan itu, tiga emiten bank pelat merah secara berurutan menjadi emiten yang paling royal bagi dividen.

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) di urutan teratas dengan dividen per lembar (DPS) yang dibagikan sebanyak Rp466,18. Nilai ini jika dibagi dengan harga saham waktu cum date memberikan yield menarik sampai 9,14%. Adapun untuk pembayaran dividen sudah cair pada kemarin Rabu (23/4/2025),

Posisi kedua di tempati PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan DPS senilai Rp374,06 yang mengimplikasi cuan sebanyak 8,22% dibandingkan harga saham waktu cum date. Untuk pembayaran dividen sendiri akan cair besok Jumat (25/4/2025).

Selanjutnya, pada posisi ketiga ditempati PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan total dividen per lembar yang dibagikan sebanyak Rp343,4.

Untuk catatan dividen BBRI dibagikan dalam dua kali pembagian, sebelumnya dividen interim pada akhir tahun lalu sebanyak Rp135 per lembar, kemudian pada bulan ini sebesar Rp208,40 per lembar.

Karena dibagikan dua kali, yield yang diberikan ada sedikit perbedaan mengikuti fluktuasi harga saham. Kami menghitungkan waktu cum date, yield dividen interim sebanyak 3,21%, sementara dividen final lebih moncer cuannya sampai 9,04%.

Di luar bank pelat merah, pada posisi ke empat ada emiten bank swasta terbesar RI yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan dividen final sebanyak Rp250 per lembar dan dividen interim yang dibagi November tahun lalu sebanyak Rp50 per lembar.

Jadi, jika ditotal dividen mencapai Rp300 per lembar. Untuk yield sendiri BBCA terbilang paling buncit diantara tiga teratas di mana dividen interim memberikan cuan 2,75%, sementara dividen final sebanyak 3,58%.

Lalu di posisi kelima ada bank swasta lagi, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) dengan DPS sebanyak Rp155.73. Nilai ini mengimplikasikan yield sebanyak 8,39 dari harga saham waktu cum date kemarin Rabu.

Pada perdagangan Kamis hari ini, saham BNGA sedang melewati periode ex date dan harga-nya sudah terkontraksi sampai 6,74%.

Di luar dari posisi lima teratas, masih ada tiga emiten bank yang akan membagikan dividen dan belum melewati periode cum date, yaitu PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN), PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS), dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR).

Berikut untuk rincian dari 16 emiten bank yang sudah memberikan dividen untuk tahun laba 2024 :

 

PT Equityworld Futures Semarang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....