PT Equityworld Futures Semarang – UBS merevisi perkiraan untuk nilai tukar USD/JPY, kini mengharapkan trajektori yang lebih rendah dengan target 144, 142, 140, dan 138 masing-masing pada 25 Juni, 25 September, 25 Desember, dan 26 Maret.
Target baru ini merupakan penurunan dari perkiraan sebelumnya yaitu 148, 148, 145, dan 142 untuk periode yang sama. Penyesuaian ini terjadi setelah penurunan tajam pada pasangan USD/JPY, yang anjlok dari 150 ke level serendah 140, dan saat ini stabil di sekitar 142-143.
Penurunan cepat dalam nilai tukar USD/JPY sejak 2 April, yang dikenal sebagai "Hari Pembebasan," telah melampaui ekspektasi UBS, mencapai target 12 bulan mereka sebesar 142 jauh lebih cepat dari yang diperkirakan.
Penurunan ini dikaitkan dengan kombinasi kekhawatiran resesi AS yang dipicu oleh tarif baru, menurunnya kepercayaan terhadap dolar AS, dan spekulasi mengenai kemungkinan kesepakatan serupa dengan Plaza Accord, yang dapat memperkuat yen terhadap dolar.
Meskipun terjadi penurunan baru-baru ini, UBS mengantisipasi kemungkinan pemulihan USD/JPY ke level antara 144-146 dalam jangka pendek. Pandangan ini didasarkan pada potensi berkurangnya kekhawatiran resesi AS, karena administrasi Trump mungkin mengumumkan perjanjian perdagangan tambahan dan kemungkinan peredaan ketegangan dengan China.
Akibatnya, permintaan yen sebagai safe haven bisa menurun, terutama jika ekspektasi pasar terhadap kesepakatan penguatan yen dikalibrasi ulang.
Namun, UBS menyarankan bahwa setiap kenaikan jangka pendek menuju kisaran 144-146 bisa menjadi kesempatan untuk melakukan diversifikasi dari dolar AS, terutama untuk posisi berbasis yen Jepang.
Dalam horizon 9-12 bulan, UBS memperkirakan tren penurunan berkelanjutan untuk pasangan USD/JPY, didorong oleh perlambatan pertumbuhan ekonomi AS dan potensi pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve, ditambah dengan keinginan investor global untuk melakukan diversifikasi dari aset dolar AS karena ketidakpastian kebijakan di bawah administrasi Trump.
Komentar
Posting Komentar