Langsung ke konten utama

PT Equityworld Futures Semarang – Sri Mulyani resmi Naikkan Pajak Kripto, Berlaku Mulai Agustus 2025

Crypto: Jenis, Cara Kerja, Risiko, & Aturannya di Indonesia 

PT Equityworld Futures Semarang – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan resmi menetapkan tarif baru Pajak Penghasilan (PPh) final atas transaksi aset kripto sebesar 0,21 persen. Ketentuan ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50 Tahun 2025 yang mulai berlaku efektif pada 1 Agustus 2025.

PPh Pasal 22 bersifat final ini dikenakan atas penghasilan yang diterima penjual aset kripto, penyelenggara perdagangan melalui sistem elektronik (PPMSE), serta penambang kripto. Tarif tersebut mengalami kenaikan dari kebijakan sebelumnya yang berkisar antara 0,1 hingga 0,2 persen.

Selain PPh, PMK ini juga mengatur pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas penghasilan yang diterima penambang kripto. Besaran PPN ditetapkan sebesar 20 persen dikalikan 11/12 dari tarif PPN normal, dan dikenakan atas nilai penggantian aset kripto, termasuk yang diperoleh melalui mekanisme block reward.

Pasal 12 PMK menyebutkan bahwa PPMSE wajib memungut, menyetor, dan melaporkan PPh final tersebut. Nilai transaksi yang dijadikan dasar pengenaan pajak mencakup transaksi dalam mata uang fiat, tukar-menukar antar aset kripto (swap), maupun transaksi lain yang dilakukan secara elektronik.

Untuk transaksi dalam mata uang asing, konversi ke rupiah wajib dilakukan menggunakan kurs yang berlaku sesuai ketetapan Menteri Keuangan pada saat penerimaan pembayaran.

Baca Juga: Aset Kripto Kena Aturan Pajak Baru, Ini Respons Industri

Namun, platform digital yang hanya berfungsi sebagai e-wallet, mempertemukan penjual dan pembeli tanpa memfasilitasi transaksi perdagangan kripto, dikecualikan dari kewajiban pemungutan pajak.

Pemerintah berharap regulasi ini dapat memberikan kepastian hukum serta meningkatkan kontribusi sektor kripto terhadap penerimaan negara. Pelaku usaha aset digital diimbau untuk mematuhi pelaporan dan penyetoran pajak sesuai ketentuan yang berlaku.

PT Equityworld Futures Semarang 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....