Langsung ke konten utama

PT Equityworld Futures Semarang – Harga Emas Hari Ini, 4 Agustus 2025: Sentimen Antam Bikin Pasar Investasi Ketar-ketir!

Harga Emas Antam Hari Ini Mandek, Termurah Masih Dibanderol Rp808.500 

PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini, Senin (4/8), terpantau stabil usai mengalami lonjakan signifikan pada pekan lalu.

Berdasarkan data resmi dari situs Logam Mulia, harga emas Antam tidak mengalami perubahan besar dibandingkan harga kemarin.

Jika dibandingkan dengan harga sehari sebelumnya, terdapat sedikit koreksi penurunan pada beberapa pecahan besar.

Untuk pecahan 5 gram turun Rp10.000, pecahan 10 gram turun Rp20.000, pecahan 25 gram turun Rp50.000, pecahan 50 gram turun Rp100.000, dan pecahan 100 gram turun Rp200.000.

Sebelumnya, harga emas Antam mengalami lonjakan sebesar Rp47.000 pada tanggal 2 Agustus 2025.

Kenaikan tajam ini dipengaruhi oleh sentimen pasar global yang didukung data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih rendah dari perkiraan.

Kondisi tersebut memperkuat ekspektasi bahwa Bank Sentral AS (The Fed) akan memangkas suku bunga, yang meningkatkan daya tarik emas sebagai aset safe haven.

Pengamat investasi emas menyarankan masyarakat yang berencana membeli emas untuk memanfaatkan momentum koreksi harga ini, setelah harga sempat melonjak tajam pekan lalu.

Sementara bagi yang ingin menjual kembali, disarankan memantau pergerakan harga buyback di platform terpercaya.

Adapun harga buyback emas di sejumlah platform digital hari ini berkisar Rp 1.762.000 per gram, tergantung platform yang dipilih.

Harga emas yang relatif stabil hari ini diharapkan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengatur strategi investasi yang tepat, baik untuk pembelian maupun penjualan kembali.

Berikut rincian lengkap harga emas Antam hari ini (termasuk pajak PPh 0,25 persen):

  • 0,5 gram: Rp 1.025.568
  • 1 gram: Rp 1.950.865
  • 2 gram: Rp 3.841.580
  • 3 gram: Rp 5.737.308
  • 5 gram: Rp 9.528.763
  • 10 gram: Rp 19.002.388
  • 25 gram: Rp 47.380.155
  • 50 gram: Rp 94.681.113
  • 100 gram: Rp 189.284.030
  • 250 gram: Rp 472.944.413
  • 500 gram: Rp 945.678.300
  • 1.000 gram: Rp 1.891.316.500

"Harga emas sedang mencari titik keseimbangan baru. Jika tidak ada kejutan dari pasar global, peluang koreksi tetap terbuka," ujarnya.

Bagi calon pembeli, ini bisa jadi momen yang layak dilirik. Harga sedang terkoreksi ringan setelah kenaikan ekstrem.

Sementara bagi yang ingin menjual, harga buyback di berbagai platform digital hari ini berkisar Rp 1.762.000 per gram.

Para investor disarankan tidak hanya melihat harga, tapi juga memperhatikan spread, biaya tambahan, serta momentum pasar.

Dengan tren yang mulai melandai, strategi jangka pendek dan jangka panjang harus disesuaikan.

PT Equityworld Futures Semarang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....