Langsung ke konten utama

PT Equityworld Futures Semarang – Minyak Wait and See, Saat Permintaan China Imbangi Surplus yang Meningkat

 

PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak bertahan di dekat level terendah dalam hampir dua bulan, dengan peningkatan permintaan di China membantu mengimbangi produksi global yang melebihi konsumsi.

Harga Brent sedikit berubah di sekitar $61 per barel dalam perdagangan tipis menjelang liburan Natal dan Tahun Baru. Permintaan minyak dan aktivitas penyulingan di China pada bulan November lebih tinggi daripada tahun sebelumnya, tetapi angka bulanan lainnya menandakan kelemahan dalam perekonomian secara lebih luas.

Minyak diperkirakan akan mengalami kerugian tahunan, dengan pasokan diperkirakan akan melebihi permintaan tahun ini dan tahun depan. Kekhawatiran tentang kelebihan pasokan terlihat di pasar minyak mentah Timur Tengah yang penting, meskipun ketidakpastian geopolitik telah menyuntikkan beberapa premi risiko ke dalam harga.

Ada banyak masukan geopolitik yang berperan, termasuk upaya yang dipimpin AS untuk mengakhiri perang di Ukraina, serangan terhadap kapal di Laut Hitam, dan risiko aksi militer AS di Venezuela setelah pemerintahan Trump menahan sebuah kapal tanker super pekan lalu.

Namun, menurut Keshav Lohiya, pendiri konsultan HiLo Analytics, semakin banyaknya posisi bearish pada Brent menunjukkan bahwa semakin banyak pelaku pasar yang berspekulasi pada prospek kelebihan pasokan.

“Pasar terus memberikan respons acuh tak acuh terhadap gangguan geopolitik apa pun saat ini,” kata Lohiya.

Harga Brent untuk penyelesaian Februari turun 0,08% menjadi $61,07 per barel pada pukul 10:13 pagi di London.

Harga West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari turun 0,1% menjadi $57,37 per barel.

PT Equityworld Futures Semarang 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....