Langsung ke konten utama

PT Equityworld Futures Semarang – Saham Nikkei 225 Ditutup Turun 0,6%

Nikkei Jepang Tembus 45.000! Rekor Intraday Pertama Kalinya 

PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Nikkei 225 melemah 315 poin atau 0,6% dan ditutup di level 50.376 pada perdagangan Senin (29/12). Pelemahan ini membalikkan kenaikan sesi sebelumnya seiring volume transaksi yang menipis menjelang libur akhir tahun.

Sentimen pasar berubah hati-hati setelah China menggelar latihan militer berskala besar di sekitar Taiwan dalam operasi bertajuk Justice Mission 2025. Investor juga cenderung mengurangi risiko menjelang rilis risalah (minutes) rapat terbaru The Fed pada Selasa. Sebelumnya bulan ini, The Fed memangkas suku bunga, namun memberi sinyal sikap yang lebih hati-hati dengan proyeksi hanya satu kali pemangkasan tambahan tahun depan.

Saham-saham yang menjadi pemberat utama antara lain Advantest Corp (-2,3%), Daikin Industries (-2,0%), Japan Tobacco (-1,6%), dan NEC Corp (-1,2%).

Meski turun pada hari tersebut, pasar saham Jepang masih berada di jalur kuat untuk menutup tahun 2025 dengan kinerja solid. Nikkei tercatat naik sekitar 28% sepanjang tahun ini, berpotensi mencatatkan kenaikan tahunan ketiga berturut-turut. Reli ini ditopang oleh pemulihan ekonomi yang berkelanjutan, kinerja laba perusahaan yang solid, meredanya hambatan perdagangan, serta tingkat suku bunga riil Jepang yang relatif rendah.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas justru naik tipis 0,1% dan mencatatkan kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut.

PT Equityworld Futures Semarang 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....