Langsung ke konten utama

PT Equityworld Futures Semarang – Bursa Asia Kompak Menguat pada Perdagangan Senin (5/1) Pagi

Bursa Asia Kompak Menguat pada Perdagangan Senin (5/1) Pagi 

PT Equityworld Futures Semarang – Bursa Asia menguat pada perdagangan Senin (5/1/2026) pagi. Pukul 08.18 WIB, indeks Nikkei 225 naik 1.327,89 poin atau 2,66% ke 51.679,20, Hang Seng naik 22,97 poin atau 0,09% ke 26.361,44, Taiex naik 551,68 poin atau 1,87% ke 29.893,53, Kospi naik 81,58 poin atau 1,89% ke 4.391,14, ASX 200 naik 6,65 poin atau 0,08% ke 8.734,40, Straits Times naik 21,20 poin atau 0,47% ke 4.677,39 dan FTSE Malaysia naik 0,15 poin atau 0,01% ke 1.670,62.

Mengutip Bloomberg, Bursa Asia melonjak ke rekor tertinggi karena investor memperluas taruhan mereka pada saham-saham teknologi. Indeks MSCI Asia melonjak 0,7% pada pembukaan setelah indikator teknologi mencapai titik tertinggi sepanjang masa.

Berita tentang Venezuela muncul di tengah latar belakang yang secara umum positif di pasar Asia, yang memulai tahun 2026 dengan kenaikan terkuat sejak 2012. 

Para ahli strategi Wall Street optimistis tentang saham di tahun ini, tetapi meningkatnya ketegangan berpotensi menguji ketahanan ekuitas global.

"Hiburan geopolitik cepat mereda," kata Di Lin Wu, ahli strategi di Pepperstone Group Ltd seperti dikutip Bloomberg.

"Ketegangan mendadak di Venezuela gagal berdampak signifikan pada aset berisiko global, memperkuat kecenderungan psar untuk menilai guncangan geopolitik secara singkat dan mencernanya dengan cepat."

Para pedagang kini lebih memfokuskan perhatian pada pergerakan suku bunga, kondisi likuiditas dan perbedaan fundamental, daripada risiko yang diberitakan secara umum. 

"Penangapan Maduro dapat menciptakan sentimen penghindaran risiko jangka pendek di pasar Asia, terutama melalui harga minyak yang lebih tinggi dan kenaikan premi risiko geopolitik," kata Jung In Yun, CEO Fibonacci Asset Management Global di Singapura.

"Kami tidak berpikir situasi ini akan meningkat menjadi guncangan harga minyak yang berkelanjutan, dan ni seharusnya hanya menjadi hambatan sentimen jangka pendek.

PT Equityworld Futures Semarang 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....