Langsung ke konten utama

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Tergeser: Indeks Rebalance & Dolar Ngegas

Harga Emas Masih Berpotensi Turun Meski Tekanan Jual Mereda - Keuangan  Katadata.co.id 

PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas melemah pada Kamis (8/1) saat pelaku pasar bersiap menghadapi potensi arus jual kontrak berjangka yang terkait rebalancing indeks komoditas, sementara dolar AS yang lebih kuat ikut menambah tekanan karena membuat emas lebih mahal bagi pembeli non-dolar.

XAU/USD di sekitar $4.431/oz atau turun sekitar 0,5%. Untuk logam lain, XAG/USD di sekitar $76,1/oz atau turun sekitar 2,6%, Platinum (XPT/USD) sekitar $2.22K/oz, dan Palladium (XPD/USD) sekitar $1.76K/oz.

Pemicu utamanya adalah penyesuaian bobot tahunan indeks komoditas (rebalancing) yang berlangsung beberapa hari ke depan, sehingga pasar mengantisipasi pergerakan dana-dana pasif yang perlu menyesuaikan posisi—dan itu sering memunculkan “noise” jangka pendek di emas/perak.

Dari sisi makro, dolar bertahan kuat jelang rilis US Nonfarm Payrolls (NFP). Data AS terakhir menunjukkan sinyal campuran: aktivitas jasa membaik, tetapi indikator tenaga kerja (seperti lowongan kerja) melemah—membuat pasar tetap menimbang peluang pemangkasan suku bunga tahun ini.

Di tengah itu, faktor geopolitik tetap jadi lapisan pendukung, termasuk perkembangan terkait Venezuela. Namun untuk hari ini, kombinasi arus rebalancing + dolar kuat lebih dominan menekan logam mulia, sehingga volatilitas masih berpotensi tinggi hingga data NFP keluar.

PT Equityworld Futures Semarang 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....