Langsung ke konten utama

PT Equityworld Futures Semarang – Brent Stabil, Risiko Hormuz Belum Hilang

Harga Minyak Mentah Turun Terseret Perang Dagang AS-China, WTI ke US$71,95 

PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak bergerak stabil setelah Amerika Serikat dan Iran menyampaikan nada positif dalam pembicaraan terkait program nuklir Teheran, dengan indikasi adanya kemajuan dalam mencari titik temu. Sentimen ini membantu meredakan sebagian premi risiko, meski pasar masih menilai arah negosiasi belum sepenuhnya jelas.

Patokan global Brent bertahan di atas $67 per barel setelah ditutup turun hampir 2% pada hari Selasa. Sementara West Texas Intermediate (WTI) bergerak di kisaran $62, mencerminkan sikap pelaku pasar yang masih menimbang dampak diplomasi terhadap pasokan.

Iran menyatakan telah mencapai “kesepakatan umum” dengan Washington terkait syarat-syarat kesepakatan potensial. Seorang pejabat AS juga menyebut negosiator Iran dijadwalkan kembali ke Jenewa dalam dua minggu dengan membawa proposal baru, sehingga pasar menunggu detail lanjutan untuk memastikan arah negosiasi.

Pergerakan minyak sepanjang tahun ini cenderung menguat karena kekhawatiran geopolitik termasuk ketegangan terkait Iran mengalahkan peringatan bahwa pasar global berisiko menghadapi surplus pasokan yang dapat menekan harga. Ketegangan dengan Iran, yang sempat diguncang protes anti-pemerintah pada bulan Januari, turut memicu kekhawatiran gangguan produksi atau jalur pasokan strategi seperti Selat Hormuz.

Dari pihak AS, Wakil Presiden JD Vance menyatakan pada hari Selasa bahwa pembicaraan berjalan baik, namun ia menambahkan Iran belum mengakui garis merah (garis merah) Presiden Donald Trump. Pernyataan ini menyatakan bahwa kemajuan diplomasi masih memiliki batas dan belum tentu langsung berakhir pada kesepakatan final.

Sinyal diplomasi datang bersamaan dengan peningkatan aktivitas militer. Iran menyatakan akan menutup sebagian Selat Hormuz selama beberapa jam untuk latihan militer, sementara AS dilaporkan mengirim kapal induk kedua ke kawasan. Pada pukul 08:07 di London, Brent April naik tipis menjadi $67,75 per barel, sedangkan WTI Maret mencetak $62,63 per barel.

PT Equityworld Futures Semarang 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....