Langsung ke konten utama

PT Equityworld Futures Semarang – Dolar Melemah Tipis Jelang Laporan Nvidia, Euro Menguat

 

PT Equityworld Futures Semarang – Dolar AS bergerak sedikit lebih rendah pada Rabu seiring investor memilih bersikap hati-hati menjelang rilis kinerja Nvidia yang dinilai bisa menjadi penentu sentimen pasar berikutnya.

Indeks dolar (DXY) turun tipis di kisaran 97,7, setelah menguat sekitar sebulan terakhir, sementara pasar masih mencerna ketidakpastian kebijakan tarif AS pasca pemberlakuan tarif global 10% dan wacana kenaikan ke 15%.

Fokus investor kini mengarah ke laporan Nvidia yang dirilis setelah penutupan Wall Street, karena hasil dan panduan (guidance) perusahaan dipandang penting untuk menguji apakah belanja AI masih cukup kuat untuk menopang valuasi sektor teknologi.

 Sejumlah analis menilai risiko “miss” dapat menekan risk appetite lebih besar dibanding potensi kenaikan bila hasil hanya sekadar “beat”, sehingga pasar cenderung menunggu kepastian.

Di Eropa, EUR/USD naik tipis ke area 1,179, terbantu data yang menunjukkan ekonomi Jerman tumbuh 0,3% (q/q) pada Q4 2025, lebih baik dibanding kuartal sebelumnya yang stagnan.

Meski demikian, pelaku pasar menilai data inflasi berikutnya tetap akan menjadi katalis utama yang menentukan arah euro dalam beberapa sesi ke depan.

Di Asia Pasifik, dolar Australia menguat setelah inflasi Januari berada di atas perkiraan, mendorong pasar meningkatkan kembali taruhan kenaikan suku bunga RBA pada Mei. Data menunjukkan inflasi tahunan bertahan di 3,8% dan trimmed mean naik ke 3,4%, yang membuat AUD kembali menarik di tengah dinamika risk sentiment global.

PT Equityworld Futures Semarang 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....