Langsung ke konten utama

PT Equityworld Futures Semarang – Minyak Lanjut Naik, Pasar Waspada Risiko AS–Iran

 

PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak naik lagi pada Kamis (19/2), saat pasar menilai risiko konflik AS–Iran masih membayangi kawasan produsen minyak utama, meski kedua pihak tetap mencoba meredakan ketegangan lewat jalur diplomasi. Kekhawatiran pasar terutama mengarah pada potensi gangguan pasokan jika situasi berubah menjadi konfrontasi.

Pada perdagangan pagi, Brent naik 0,3% ke $70,58/barel, sementara WTI menguat 0,4% ke $65,44/barel. Keduanya sudah melesat lebih dari 4% pada Rabu, mencetak penutupan tertinggi sejak 30 Januari, karena pelaku pasar memasukkan “premi risiko” gangguan pasokan.

Sejumlah analis menilai reli ini dipicu kekhawatiran aksi AS terhadap Iran bisa terjadi dalam waktu dekat. Fokus utama pasar adalah dampaknya bukan hanya pada ekspor Iran, tetapi juga aliran minyak di kawasan Teluk Persia, terutama risiko gangguan pengiriman lewat Selat Hormuz—jalur yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dunia.

Ketegangan makin disorot setelah media Iran melaporkan Selat Hormuz sempat ditutup beberapa jam pada Selasa, meski status pembukaan kembali tidak dijelaskan secara rinci. Iran juga mengeluarkan pemberitahuan penerbangan (NOTAM) terkait rencana peluncuran roket di wilayah selatan pada Kamis, sementara AS dilaporkan mengerahkan kapal perang di dekat Iran.

Di sisi diplomasi, Gedung Putih menyatakan ada sedikit kemajuan dalam pembicaraan di Jenewa, tetapi masih ada jarak pada beberapa isu, dan Washington berharap Iran kembali membawa rincian lebih lanjut dalam beberapa pekan. Namun, sebagian pelaku pasar menilai konflik skala penuh tetap kecil kemungkinannya, karena lonjakan harga minyak berisiko menekan ekonomi dan politik domestik AS, sehingga jika ada aksi militer, diperkirakan terbatas.

Dari sisi data, sentimen juga ditopang laporan API yang menyebut persediaan minyak mentah, bensin, dan distilat AS turun pekan lalu—berlawanan dengan perkiraan pasar yang memproyeksikan stok minyak mentah naik. Pasar kini menunggu data resmi persediaan dari EIA yang dijadwalkan rilis Kamis.

PT Equityworld Futures Semarang 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....