Langsung ke konten utama

PT Equityworld Futures Semarang – Brent–WTI Bangkit, Tapi Premi Perang Mulai Luntur

Harga Minyak Mentah Susut Usai KTT AS-Rusia 

PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak bergerak naik pada awal sesi Eropa Jumat (6/2), namun masih berada di jalur penurunan mingguan pertama dalam hampir dua bulan. Pelaku pasar memilih “nahan napas” menjelang pembicaraan AS–Iran di Oman yang dinilai bisa menentukan apakah premi risiko geopolitik makin luntur—atau justru balik nempel lagi.

Pada sesi Eropa, Brent bertahan di sekitar $68,33/barel, sementara WTI berada di kisaran $64,09/barel. Kenaikan harian ini terjadi setelah penurunan tajam sehari sebelumnya, tetapi belum cukup untuk menyelamatkan performa mingguan: Brent masih mengarah ke penurunan sekitar 3,3% pekan ini, sedangkan WTI turun sekitar 1,8%.

Penyebab utama tekanan mingguan datang dari meredanya kekhawatiran konflik militer dalam waktu dekat. Konfirmasi jadwal perundingan AS–Iran membuat pasar menilai risiko serangan yang dapat mengganggu infrastruktur minyak berkurang, sehingga sebagian “premi perang” yang sempat terbentuk mulai terpangkas.

Tapi tensi belum benar-benar turun. Analis menilai agenda kedua pihak masih jauh berbeda, membuat hasil negosiasi sulit ditebak dan menjaga pasar tetap rawan headline. Iran ingin fokus pada isu nuklir, sementara AS mendorong pembahasan yang lebih luas—ini yang bikin volatilitas minyak masih tinggi.

ANZ menilai kondisi “beda pendapat” itu berarti premi risiko geopolitik masih akan bertahan. Artinya, selama pembicaraan belum memberi sinyal jelas, harga minyak bisa gampang bergerak liar: kabar positif menekan harga (risk premium turun), sedangkan kabar negatif langsung memicu lonjakan (risk premium balik).

Selain geopolitik, pasar juga mulai balik melirik fundamental pasokan. Reuters menyoroti kekhawatiran oversupply masih membayangi, dan jika tensi Timur Tengah terus mereda, fokus pasar bisa cepat pindah ke isu suplai global yang “cukup” — yang berpotensi menahan reli minyak lebih jauh.

PT Equityworld Futures Semarang 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....