Langsung ke konten utama

PT Equityworld Futures Semarang – Dolar Melemah Saat Minyak Turun, Pasar Uji Narasi De-eskalasi Iran

 

PT Equityworld Futures Semarang – Dolar AS melemah terhadap mayoritas mata uang utama pada Selasa(10/3) setelah kekhawatiran perang berkepanjangan di Iran mereda, menekan harga minyak dan mengurangi permintaan aset safe haven. Indeks Spot Dolar Bloomberg turun 0,2% setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Senin malam bahwa perang dengan Iran akan diselesaikan “segera”.

Penurunan minyak menjadi penggerak utama sentimen risk-on jangka pendek. Kontrak berjangka WTI turun 6%, sementara imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun naik satu basis poin ke 4,11% setelah menghentikan kenaikan lima hari pada Senin. Credit Agricole menilai dolar tertekan seiring minyak yang lebih lemah, tetapi sentimen investor masih rapuh sampai ada tanda lebih jelas perang berakhir dan/atau Selat Hormuz kembali terbuka.

Di Asia, USD/JPY turun 0,1% ke 157,54 setelah Jepang merilis pembacaan final PDB kuartal IV yang lebih kuat. Ekonomi Jepang tumbuh 1,3% q/q pada laju tahunan, di atas perkiraan 1,0% dalam survei Bloomberg, memperkuat argumen bagi kelanjutan normalisasi kebijakan Bank of Japan.

Di Eropa, EUR/USD relatif stabil di 1,1630, sementara GBP/USD naik tipis 0,1% ke 1,3449. Pergerakan terbatas menunjukkan pasar menahan posisi besar sembari menunggu konfirmasi lebih lanjut dari perkembangan geopolitik dan data makro utama.

Di Antipodes, AUD/USD naik 0,3% ke 0,7095, sedangkan NZD/USD turun 0,1% ke 0,5926. Ke depan, arah dolar masih akan ditentukan oleh kombinasi dinamika minyak, perubahan permintaan safe haven terkait Iran-Hormuz, dan respons pasar suku bunga AS melalui pergerakan imbal hasil Treasury.

PT Equityworld Futures Semarang 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....