Langsung ke konten utama

PT Equityworld Futures Semarang – Rebalancing Tekan Dolar, FX G10 Mulai Berbalik

 

PT Equityworld Futures Semarang – Dolar AS melemah pada awal pekan setelah reli tajam pada Jumat memicu aksi penyesuaian posisi, sementara harga minyak kembali naik dan pasar saham berjangka AS bergerak lebih tinggi. Bloomberg Dollar Spot Index turun 0,2% setelah menyentuh level tertinggi tiga bulan pada Jumat, menandakan pasar mulai mengurangi sebagian posisi defensif di greenback.

Di pasar energi, Brent sempat memangkas kenaikan awal yang sebelumnya mencapai 3,3%, sementara kontrak berjangka S&P 500 naik lebih dari 1%. Pergerakan ini terjadi ketika Presiden Donald Trump menyatakan ia “menuntut” negara-negara lain ikut berkontribusi pada pertahanan Selat Hormuz, di tengah ketegangan yang masih tinggi di kawasan.

Iran membantah klaim Trump bahwa Teheran menginginkan pembicaraan gencatan senjata, dan justru melancarkan serangan baru di kawasan Teluk Persia yang sempat memaksa penghentian penerbangan di bandara utama Dubai. Di pasar obligasi, yield Treasury tenor 10 tahun turun 1 basis poin ke 4,27% setelah melonjak 14 basis poin sepanjang pekan lalu.

Di pasar mata uang utama, EUR/USD memangkas setengah dari penguatan awal 0,4% dan diperdagangkan di sekitar 1,1440, sementara analisis opsi dan harga spot menunjukkan euro bisa saja telah menemukan dasar, atau masih berisiko turun ke setidaknya 1,08. USD/JPY turun hingga 0,4% ke 159,17, setelah sempat menyentuh 159,75 pada Jumat, level tertinggi sejak Juli 2024. Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama juga menegaskan otoritas siap mengambil langkah tegas bila diperlukan untuk merespons pergerakan yen.

Di kelompok G10, mata uang antipodean dan krona Swedia menjadi outperformer. NZD/USD naik 0,8% ke 0,5820, mencatat kenaikan pertama dalam sepekan, sementara AUD/USD menguat 0,6% ke 0,7024. Pergerakan ini menunjukkan bahwa pelemahan dolar hari itu lebih didorong rebalancing posisi dibanding perubahan mendasar pada tema safe haven. 

PT Equityworld Futures Semarang 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....