Langsung ke konten utama

PT Equityworld Futures Semarang – Hang Seng Terkoreksi, Mayoritas Saham Ikut Menurun

 

PT Equityworld Futures Semarang – Hang Seng Index turun 0,2% ke 25.925,65 di Hong Kong, berbalik melemah setelah naik 0,2% pada sesi sebelumnya. Dari 90 saham anggota, 53 ditutup turun dan 36 naik, sementara 3 dari 4 sektor melemah dengan tekanan terbesar berasal dari kelompok commerce and industry.

Tencent Holdings menjadi kontributor terbesar pelemahan indeks setelah turun 3,0%, menekan pergerakan indeks karena bobot saham berkapitalisasi besar yang biasanya dominan. Di sisi lain, Sinopharm membukukan penurunan terdalam pada hari itu, turun 3,8%, menambah tekanan pada breadth pasar yang sudah cenderung negatif.

Meski koreksi harian terbatas, posisi indeks masih menunjukkan tren yang lebih konstruktif dalam horizon lebih panjang. Hang Seng naik 4,6% sepanjang bulan ini dan menguat 18% dalam 52 minggu terakhir, meski masih 7,6% di bawah puncak 52 minggunya pada 29 Januari 2026 dan 18,8% di atas titik terendah 28 April 2025.

Dari sisi valuasi dan risiko, Hang Seng diperdagangkan pada PER trailing 13,5 dan 11,6 kali estimasi laba setahun ke depan, dengan dividend yield 2,9% serta kapitalisasi pasar agregat sekitar HK$30,8 triliun. Volatilitas 30 hari turun tipis ke 23,13 dari 23,22 pada sesi sebelumnya, tetapi indeks masih terkoreksi 1,7% dalam lima hari terakhir dan naik 3,9% dalam 30 hari, sehingga fokus pasar bergeser ke apakah pelemahan tetap terkonsentrasi di saham-saham besar atau meluas lintas sektor. 

PT Equityworld Futures Semarang 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....