Langsung ke konten utama

PT Equityworld Futures Semarang – Minyak Melonjak, Harapan Gencatan Senjata Iran Pupus usai Pidato Trump

10 Manfaat Minyak Bumi bagi Kehidupan Manusia, Apa Saja? 

PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak naik tajam pada Kamis (2/4) setelah pidato Presiden AS Donald Trump gagal memberi kejelasan soal kapan perang Iran akan berakhir. Pasar sebelumnya berharap Trump menyampaikan rencana de-eskalasi, namun pernyataannya justru menambah ketidakpastian arah konflik.

Minyak Brent melonjak 7,5% ke $108,81 per barel, sementara WTI naik ke $107,26 per barel pada perdagangan awal. Kenaikan ini terjadi setelah harga minyak sempat turun pada Rabu karena optimisme bahwa pidato Trump akan membuka jalan menuju penghentian konflik.

Dalam pidatonya, Trump menyatakan “operasi strategis inti” AS mendekati selesai, tetapi menegaskan militer AS akan menghantam Iran “sangat keras” dalam dua hingga tiga minggu ke depan. Ia juga menyebut harga bensin akan cepat turun dan harga saham akan cepat naik, tanpa menyertakan rincian langkah atau mekanisme yang mendukung pernyataan tersebut.

Pernyataan tersebut membuat pasar menilai risiko eskalasi tetap tinggi dan premi risiko geopolitik kembali melebar, terutama karena perang masih berpotensi mengganggu arus energi. Akibatnya, ekspektasi penurunan harga minyak dalam waktu dekat memudar dan volatilitas harga kembali meningkat.

Dari pihak Iran, respons datang beberapa jam setelah pidato Trump. Iran menolak anggapan bahwa kemampuan militernya melemah dan menyebut penilaian semacam itu berbasis informasi yang tidak lengkap atau keliru, menurut pernyataan juru bicara komando gabungan militer Iran yang dikutip media pemerintah.

Bagi pasar energi, kombinasi “tanpa timeline jelas” dan ancaman intensifikasi serangan menjadi katalis utama lonjakan harga, karena investor kembali memperhitungkan skenario gangguan pasokan yang lebih lama. Fokus berikutnya akan tertuju pada perkembangan operasi militer, respons Iran, serta stabilitas jalur logistik energi yang menentukan arah harga minyak dalam beberapa sesi ke depan.

PT Equityworld Futures Semarang 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equityworld Futures Semarang : OPEC Beri Sinyal Kembali Pangkas Produksi Dorong Harga Minyak Naik

Equityworld Futures Semarang -  Harga minyak  mentah dunia naik hampir 3 persen, terangkat dari posisi terendahnya dalam lima bulan pada pekan ini. Kenaikan harga terjadi setelah Arab Saudi mengatakan OPEC hampir menyetujui untuk memperpanjang pengurangan produksi di luar Juni serta Wall Street yang tercatat menguat. Melansir laman  Reuters , Sabtu ( 8/6/2019 ), harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,62, atau 2,6 persen menjadi USD 63,29 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate ( WTI ) AS berakhir USD 53,99 per barel, naik USD 1,40, atau 2,7 persen. kunjungi  PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka Harga minyak Brent membukukan penurunan mingguan ketiga, yang turun hampir 2 persen. Sementara harga WTI naik sekitar 1 persen pada pekan ini. Pada hari Rabu, kedua tolok ukur minyak dunia tersebut mencapai titik terendah sejak Januari. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi Pers di Rusia,...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diproyeksi Menguat pada Selasa (18/11/2025), Cek Rekomendasi Saham dari Analis

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% ke level 8.416,88 pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Penguatan ini terutama ditopang lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar serta blue chips perbankan yang kembali mencatat kenaikan signifikan. Penguatan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penguatan IHSG pada Senin (17/11/2025) sebagian besar berasal dari saham-saham penggerak indeks. “Market cap besar yang naik itu BBCA naik 1,78%, DSSA 6,58%, TPIA 1,43%, BBRI 1,03%. Belum lagi BMRI naik 1,47% dan TLKM naik 1,69%. CUAN juga naik 2,33%. Kenaikan saham-saham big caps dan blue chips ini menjadi index mover utama,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (17/11/2025). Dari eksternal, ia menyoroti bahwa meski pemerintah Amerika Serikat sudah keluar dari masa government shutdown, data ekonomi tidak akan langsung tersedia. ...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Diramal Lanjut Menguat, Cermati Rekomendasi Saham untuk Jumat (24/10)

  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global masih akan mendominasi pergerakan harga indeks. Pada perdagangan Kamis (23/10/2025) kemarin, IHSG ditutup melonjak 1,49% ke level 8.274 pada akhir perdagangan Kamis (23/10/2025). Indeks juga sempat mencapai level intraday tertinggi baru di level 8.292. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sumber penguatan IHSG kemarin datang dari kabar rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membentuk perusahaan pengelola aset baru hasil penggabungan entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Jika berhasil, perusahaan ini diperkirakan memiliki dana kelolaan sekitar US$ 8 miliar.  Aksi korporasi ini ditaksir akan rampung pada semester I tahun 2026, namun belum ada keputusan final terkait hal ini....