Langsung ke konten utama

Postingan

Equityworld Futures Semarang : Stok Sudah Anjlok 72%, Harga Nikel Kembali Naik!

Equityworld Futures Semarang - Stok nikel di gudang turun 372 ton dibandingkan dengan hari sebelumnya pada Rabu (13/4/2022). Ini jadi sentimen positif bagi harga nikel dunia yang menguat pada perdagangan hari ini. Pada Kamis (14/4/2022) pukul 16.45 WIB harga nikel dunia tercatat US$ 33.200/ton, naik 0,66% dibandingkan dengan harga penutupan kemarin. Persediaan di gudang yang dipantau oleh bursa logam London (LME) tercatat 73.858 ton pada 13 April. Jumlah tersebut telah turun 72% sejak April 2021 yang merupakan puncak persediaan tahun lalu. Pembatasan mobilitas di China dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) menahan para produsen untuk mengangkut bahan baku untuk dilebur. Situasi pandemi yang belum mereda di China Selatan, membuat para produsen sulit untuk mengambil dan mengangkut barang. Sehingga pabrik-pabrik hilir umumnya mengambil barang dari persediaan di China Utara. Ini mengakibatkan terbatasnya pasokan nikel olahan di pasar di China dan kenaikan harga...

Equityworld Futures Semarang : Harga Emas Antam Hari Ini 13 April, Tembus Rp1 Juta per Gram

Equityworld Futures Semarang - Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di posisi Rp1.002.000 per gram pada Rabu (13/4). Harga emas naik Rp5.000 dari hari sebelumnya, Rp997 ribu per gram. Begitu pula dengan harga pembelian kembali (buyback) yang menanjak Rp5.000 dari Rp902 ribu menjadi Rp907 ribu per gram pada pagi ini. Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp548 ribu, 2 gram Rp1,93 juta, 3 gram Rp2,87 juta, 5 gram Rp4,76 juta, 10 gram Rp9,46 juta, 25 gram Rp23,53 juta, dan 50 gram Rp46,99 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp93,91 juta, 250 gram Rp234 juta, 500 gram Rp468 juta, dan 1 kilogram Rp937 juta. Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen. Sementara itu, harga emas di perdagangan internasional berdasar...

Equityworld Futures Semarang : Kurs Dolar Singapura Merosot Terus

Equityworld Futures Semarang - Nilai tukar dolar Singapura turun lagi melawan rupiah pada perdagangan Selasa (12/4/2022), tetapi beberapa bank investasi memprediksi Mata Uang Negeri Merlion ini akan menguat ke depannya. Sebab, Otoritas Moneter Singapura (Monetary Authority of Singapore/MAS) akan agresif dalam mengetatkan kebijakannya. Melansir data Refinitiv, pada pukul 9:57 WIB dolar Singapura diperdagangkan di kisaran Rp 10.514/SG$, turun 0,08% di pasar spot. Dalam 8 hari perdagangan, dolar Singapura sudah merosot selama 7 hari. MAS saat ini masih dalam periode blackout selama 21 hari hingga 14 April mendatang saat mengumumkan kebijakan moneter. Selama periode blackout tersebut, MAS tidak mengeluarkan pernyataan apa pun, hal ini membuat pelaku pasar saat ini masih wait and see yang membuat kurs dolar Singapura menurun. Goldman Sachs dan Barclays menjadi dua dari beberapa bank investasi ternama yang memprediksi MAS akan bertindak agresif. Goldman Sachs memperkirakan MAS akan mengerek ...

Equityworld Futures Semarang : Laba Energi Mega (ENRG) Turun, Tapi Utang Jadi Nihil di 2021

  Equityworld Futures Semarang - PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mencatat perolehan laba hingga US$ 40,26 juta sepanjang 2021. Laba bersih yang diperoleh perusahaan turun 24,96% secara tahunan dibanding posisi per akhir 2020 yaitu US$ 53,65 juta. Dalam keterbukaan informasi perusahaan, terlihat sepanjang 2021 ENRG berhasil mencatat kenaikan jumlah penjualan bersih sebesar 24,99% secara tahunan dari posisi US$ 324,88 juta menjadi US$ 406,09 juta pada 2021. Kemudian, EBITDA perusahaan juga naik dari US$ 233,70 juta menjadi US$ 273,95 juta per akhir 2021. "Penjualan dan EBITDA di tahun 2021 menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya karena adanya kenaikan produksi gas dari blok Kangean dan Bentu, serta peningkatan produksi minyak dari blok Malacca Strait. Harga jual minyak juga mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya," tulis Direktur Utama Energi Mega Persada Syailendra S. Bakrie, dikutip Senin (11/4/2022). ENRG menyebut nilai laba bersih perusahaan akan terlihat lebih ...

Equityworld Futures Semarang : Indef Prediksi Gasifikasi Batu Bara Hemat Devisa Rp12 T per Tahun

Equityworld Futures Semarang - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memperkirakan gasifikasi atau konversi batu bara menjadi produk gas untuk bahan bakar dapat menghemat devisa hingga Rp12 triliun per tahun. Pasalnya, gasifikasi dapat mengurangi ketergantungan impor LPG RI dan meningkatkan ketahanan energi nasional. "Kami melihat gasifikasi ini penting untuk menghemat ketergantungan impor dan menghemat defisit neraca perdagangan sampai Rp12 triliun," ujar Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad pada webinar Indef bertajuk Keekonomian Gasifikasi Batu Bara, Kamis (7/4). Tak hanya itu, ia melihat gasifikasi juga memiliki beberapa efek domino atau multiplier effects, seperti meningkatkan investasi asing (foreign direct investment/FDI) hingga US$2,1 miliar. Lalu, menyerap tenaga kerja sebesar 10.570 orang. Lalu, ia menyebut gasifikasi juga dapat memanfaatkan batu bara berkalori rendah sebesar 180 juta ton dalam 30 tahun. "Gasifikasi menciptakan lapangan pe...

Equityworld Futures Semarang : Saham Raksasa yang Bikin IHSG Akhirnya Drop

Equityworld Futures Semarang - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah. Indeks ditutup melemah 0,62% di level 7.104 pada perdagangan Rabu (06/04/22). Asing terpantau melakukan pembelian saham dengan net buy Rp 372 miliar di seluruh pasar pada perdagangan kemarin. Nilai transaksi indeks kemarin mencapai Rp 15,9 triliun dengan melibatkan 27 miliaran saham yang berpindah tangan sebanyak 1,5 juta kali. Meski IHSG menghijau di tiga dari empat hari perdagangan bulan April, kapitalisasi pasar 10 emiten terbesar di RI malah tercatat turun dari posisi akhir pekan lalu. Hal ini karena dari sepuluh besar emiten yang memberi kontribusi positif atas kenaikan IHSG selama bulan April, hanya tiga di antaranya yang merupakan emiten kapitalisasi pasar raksasa yakni ASII, EMTK dan TPIA. Emtek juga mencatatkan kinerja paling balik di antara emiten raksasa, yang mana dalam sepekan saham ini melonjak 17,55%, alhasil perusahaan mencatatkan pertumbuhan kapitalisasi pasar terbesar di antara em...